JawaPos.com - Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Banten digelar di Tangerang, Sabtu (2/5), sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi internal menjelang Pemilu 2029. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus DPW serta ketua dan sekretaris DPC se-Banten.
Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha, menegaskan Rapimwil menjadi momentum penting untuk menata langkah partai ke depan sekaligus merumuskan strategi menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.
“Ini bagian dari ikhtiar kolektif kita untuk mengurai persoalan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap PPP,” ujarnya lewat keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Jakmania Wajib Tahu! Tandang ke Markas Persijap Jepara, Persija Jakarta Kirim Pesan Penting
Ia mengungkapkan, PPP akan menghadapi dua agenda besar, yakni verifikasi partai politik pada Juli 2027 serta kontestasi Pemilu 2029. Untuk itu, Rapimwil kali ini difokuskan pada percepatan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di seluruh wilayah Banten.
Neng Julaiha menekankan agar proses muscab berjalan demokratis tanpa intervensi dari pengurus wilayah. Menurutnya, setiap DPC harus diberi ruang menentukan kader terbaik sebagai upaya memperkuat struktur partai.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan syarat administratif, seperti keberadaan kantor sekretariat di tingkat DPC dan PAC, sebagai bagian dari kesiapan menghadapi verifikasi nasional.
Baca Juga: Prediksi Como 1907 vs Napoli SSC: Jika Kalah, Inter Milan Dipastikan Raih Scudetto Serie A
Dalam forum tersebut, PPP Banten juga mengevaluasi capaian elektoral di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota. Penurunan kursi di sejumlah daerah menjadi perhatian serius yang harus segera dibenahi melalui kerja kolektif seluruh kader.
Menutup sambutannya, Neng Julaiha mengajak seluruh kader untuk memperkuat kebersamaan dan keterbukaan dalam membangun partai. Ia berharap Rapimwil ini mampu melahirkan langkah konkret agar PPP kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.