← Beranda
Distribusi Pikap Koperasi Merah Putih di Boyolali, Ditempatkan di Kodim, Tahap Pertama ke Koperasi yang Sudah Jalan
Tim JPCRabu, 29 April 2026 | 17.28 WIB
Puluhan mobil operasional KDMP berjejer di halaman Kodim 0724 Boyolali. (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

JawaPos.com - Puluhan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai didistribusikan di Kabupaten Boyolali. Sebanyak 71 unit mobil yang didatangkan dari India kini telah tiba dan ditempatkan di Kodim 0724/Boyolali sejak Kamis (9/4).

Kendaraan tersebut memiliki tampilan seragam berwarna putih dengan identitas “Cendrawasih” di bagian belakang. Selanjutnya, mobil-mobil itu langsung disalurkan kepada KDMP yang sudah beroperasi di wilayah Boyolali.

Sebanyak 71 kepala desa bersama pengurus koperasi menerima jatah kendaraan operasional pada tahap awal ini. Mereka dapat mengambil unit masing-masing setelah menyelesaikan proses administrasi di Kodim setempat.

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, menjelaskan bahwa secara keseluruhan sudah ada 138 KDMP yang pembangunannya rampung sepenuhnya. Namun, pada tahap pertama distribusi, baru 71 unit kendaraan yang disalurkan.

"Tetapi kita dukung dulu 71 desa untuk tahap pertama ini. Karena memang, selain bangunan yang sudah 100 persen, struktur pengurus KDMP di 71 Desa itu juga sudah terbentuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, bagi KDMP yang telah siap beroperasi tetapi belum menerima kendaraan, distribusi akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. Penyaluran tahap kedua ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu dekat, bahkan diharapkan rampung pada akhir bulan yang sama.

Baca Juga: Proyek Koperasi Merah Putih di Pacitan Caplok Lahan Pertanian yang Dilindungi

Selain kendaraan operasional, pemerintah juga mulai melengkapi sarana dan prasarana pendukung di gerai KDMP. Beberapa fasilitas seperti pendingin ruangan (AC) dan rak display untuk kebutuhan operasional koperasi sudah mulai didistribusikan secara bertahap.

“Ini juga kita sudah mulai ada pengisian sarpras lainnya. Yaitu berupa seperti AC, kemudian rak-rak untuk nanti diisi gerai untuk perlengkapan sudah kita cicil juga mulai dari hari ini,” tambahnya.

Dari sisi pembangunan fisik, progres KDMP di Boyolali menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga saat ini, sekitar 250 gedung telah berdiri dari total target 267 desa dan kelurahan.

Meski demikian, masih ada sejumlah kendala yang dihadapi. Beberapa lokasi belum dapat dibangun karena berada di kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Selain itu, terdapat pula lokasi yang status lahannya masih berupa aset pemerintah daerah dan sedang dalam proses hibah.

“Ini pun sudah kita urus, sehingga kita upayakan sempat mungkin semua desa di Berarai akan terbangun semuanya,” tutupnya.

Adapun kendaraan operasional yang dibagikan merupakan mobil pikap dengan spesifikasi mesin diesel berkapasitas 2.200 cc dan sistem penggerak empat roda. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung mobilitas distribusi barang dan kebutuhan operasional koperasi desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Boyolali, Sawitri Danik Rahayuni, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan penguatan kapasitas kelembagaan KDMP. Salah satunya melalui sosialisasi dan pelatihan bagi para pengurus koperasi.

“Kami ada peningkatan kapasitas terkait dengan pengurus ketua maupun pengurus KDMP. Pelatihan dan sebagainya terkait dengan operasionalisasi KDMP nanti,” tuturnya.

Dengan mulai disalurkannya kendaraan operasional ini, diharapkan KDMP yang sudah terbentuk dapat menjalankan fungsinya secara lebih optimal. Selain itu, desa-desa yang telah menerima dukungan tahap awal diharapkan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan koperasi desa. (fid)

EDITOR: Edy Pramana