JawaPos.com - Bos rokok HS, Muhammad Suryo belum lama ini selamat dari kecelakaan maut di Jalan Nasional Purworejo -Jogja, Desa Palihan, Temon, Kulonprgo. Namun, nahas sang istri, Anis Syarifah tidak tertolong dalam peristiwa ini.
Sebagai bentuk doa untuk mendiang istrinya, Suryo membangun masjid di dekat lokasi kecelakaan. Pembangunan sudah dimulai dengan peletakan batu pertama pada Jumat (17/4), tepat pada hari ulang tahun istrinya.
Peletakan.batu pertama ini diiringi tangis dari Suryo. Dia tak kuasa menahan air mata mengenang peristiwa nahas yang terjadi pada 1 Maret 2026 lalu.
"Saya bukan hanya sebagai seorang hamba yang ingin membangun tempat ibadah, tapi sebagai seorang suami yang ingin menunaikan janji cinta. Masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya,” kata Suryo.
Masjid itu diberi nama seperti mendiang isterinya, Masjid Hj Anis Syarifah. Uniknya, jalan desa di pertigaan samping masjid itu bernama Jalan KH Moh Yunus Anis, sedikit memiliki kesamaan nama.
Baca Juga: PGE Bidik PLTP Lumut Balai Unit 4 Beroperasi 2032, Tambah Kapasitas Jadi 220 MW
Suryo juga mengunggah desain masjid di akun instagramnya @muhammad.surya.yk. Masjid dibangun di atas lahan seluas 1500 meter persegi dengan design modern, sedangkan atap bergaya limasan dan fasad melengkung. Sebuah menara berdiri menjulang dengan lafadz Allah di pucuknya.
Suryo berharap masjid ini bisa menjadi pusat peribadahan warga setelah resmi berdiri nantinya. Dengan begitu, pahalanya mengalir untuk mendiang istrinya.
"Saya ingin masjid ini bermanfaat untuk banyak orang, saya sudah menganggap pak Abdullah dan semua masyarakat desa Palihan adalah keluarga saya. Mari bersama merawat masjid ini agar makmur dan bermanfaat," jelasnya.
Pembangunan Masjid Hj Anis Syarifah dihadiri ratusan warga Desa Palihan. Tak terkecuali Surati Julia Wijayanti, istri Aab Abdullah, warga setempat yang terlibat kecelakaan dengan Suryo. Surati mengaku tak henti-hentinya bersyukur. Ia tak menyangka, duka akibat kecelakaan yang menimpa suami dan anaknya kini malah mendatangkan berkah bagi masyarakat desa.
Suryo juga menanggung pengobatan Abdullah dan anaknya. Saat ini, Abdullah dan anaknya, Deva telah pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan di rumah.
"Banyak sekali yang pak Suryo berikan pada keluarga kami. Semua biaya pengobatan ditanggung, biaya pendidikan sampai sarjana ditanggung, kami dibelikan motor bahkan untuk kehidupan sehari-hari kami juga ditanggung. Alhamdulillah ini berkah, dan hari ini berkah juga dirasakan masyarakat sekitar karena pak Suryo membangun masjid di sini," kata Surati.