JawaPos.com - Sebuah video viral di TikTok mengejutkan netizen setelah memperlihatkan dua wisatawan terjebak di tengah aliran deras Curug Gomblang, Banyumas. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/4) ini menjadi peringatan keras bagi para pecinta wisata alam mengenai bahaya debit air yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Kejadian bermula saat kondisi air yang semula tenang tiba-tiba berubah menjadi keruh dan mengalir sangat kuat. Dalam rekaman yang diunggah akun TikTok @mld.filter, kedua wisatawan tersebut hanya bisa berdiri mematung di atas sebuah batu besar di tengah sungai.
"Tidak bisa terevakuasi guys, aduh Ya Allah kasihan banget," ujar perekam video dalam unggahan tersebut dengan nada penuh kekhawatiran.
Situasi di lokasi sempat memicu kepanikan luar biasa. Wisatawan yang belum diketahui identitasnya tersebut tampak kesulitan mencari jalur aman untuk menepi karena kepungan arus yang sangat kencang.
Beruntung, kesigapan petugas di kawasan wisata Curug Gomblang berhasil mencegah tragedi. Petugas segera melakukan upaya penyelamatan dengan perlengkapan yang memadai untuk menjangkau posisi korban.
Video yang telah ditonton lebih dari 7,6 juta kali tersebut langsung dibanjiri komentar netizen yang mencemaskan kondisi korban. Salah satu akun bernama Penunggu Curug memberikan kabar terbaru mengenai kondisi terkini para wisatawan.
"Alhamdulillah untuk pengunjung aman dan tidak ada luka serius hanya sedikit trauma," tulisnya dalam kolom komentar.
Tetap di Atas Batu: Keputusan Tepat di Tengah Bahaya
Banyak netizen yang bertanya-tanya mengapa korban tidak langsung lari ke tepi sungai sebelum air semakin tinggi. Namun, dijelaskan bahwa tetap berada di atas batu adalah langkah paling rasional saat itu.
Arus air yang mungkin terlihat biasa saja di layar ponsel, nyatanya memiliki tekanan yang sangat mematikan di kondisi nyata. Menunggu tim penyelamat datang dinilai jauh lebih aman daripada nekat menerjang arus yang bisa menghanyutkan tubuh dalam sekejap.
Peringatan bagi Wisatawan Alam
Meskipun dinyatakan selamat tanpa luka serius, kejadian ini menyisakan trauma ringan bagi korban. Pihak pengelola kembali mengingatkan agar setiap pengunjung selalu waspada terhadap tanda-tanda alam, terutama perubahan warna air dan cuaca di hulu.
“Diimbau kepada semua pengunjung yang mau ke lokasi wisata alam untuk selalu memperhatikan keselamatan dan tanda-tanda alam karena kejadian seperti ini sering terjadi secara tiba-tiba,” sambung akun Penunggu Curug.