← Beranda
Langkah Disdik Siak Pasca Insiden Senjata 3D Aqil: Assessment Trauma hingga Evaluasi Praktik Sains
Ryandi ZahdomoSabtu, 11 April 2026 | 00.48 WIB
Prosesi pemakaman Muhammad Aqil Arizal pelajar SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak di Suak Santai, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (8/4/2026). (MONANG LUBIS/RIAU POS)

 

JawaPos.com - Duka mendalam masih menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Siak pasca meninggalnya Muhammad Aqil Arizal. Pelajar berprestasi dari SMP Sains Tahfizh Islamic Center ini mengembuskan napas terakhir akibat insiden ledakan alat praktik sains pada Rabu (8/4).

Menyikapi trauma mendalam yang dialami para siswa dan pengajar, Pemerintah Kabupaten Siak bergerak cepat dengan menerjunkan tim ahli ke sekolah tersebut.

Dinas Pendidikan Kabupaten Siak menggandeng berbagai pihak untuk memulihkan kondisi mental warga sekolah. Kegiatan trauma healing ini melibatkan lintas instansi guna memastikan pendampingan berjalan maksimal.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, mengonfirmasi bahwa langkah ini merupakan prioritas utama saat ini.

Baca Juga: Prabowo Pamer Selamatkan Rp 31,3 Triliun Uang Negara Selama 1,5 Tahun jadi Presiden RI

"Hari ini kita juga melakukan kegiatan Trauma Healing dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Polres Siak untuk siswa dan guru," ujar Romy kepada JawaPos.com, Jumat (10/4).

Romy menjelaskan, proses pemulihan ini tidak bisa dilakukan secara instan. Tahap awal difokuskan pada pemetaan kondisi mental para penyintas yang menyaksikan langsung kejadian memilukan tersebut.

"Kegiatan akan berlangsung tidak hari ini saja, beberapa hari kedepan tetap akan berlangsung. Hari ini lebih ke assesment kondisi secara umum. Nanti akan lebih fokus," tambahnya.

Simpati Massal: Doa Bersama dan Pembacaan Yasin

Selain pendampingan psikologis, gelombang simpati terus mengalir dari berbagai penjuru Siak. Seluruh instansi pendidikan di bawah naungan Disdik Siak diperintahkan untuk memberikan penghormatan terakhir bagi almarhum Aqil.

"Kemudian pagi tadi, sebagai bentuk doa dan simpati kepada siswa yang menjadi korban seluruh sarana pendidikan diminta untuk mengadakan doa bersama dan pembacaan Yasin ditempat masing-masing," ungkap Romy.

Aqil dikenal sebagai sosok yang religius dan jenius. Kepergiannya meninggalkan lubang besar, mengingat ia baru saja menorehkan prestasi di tingkat provinsi dan bersiap melanjutkan pendidikan ke MAN IC Perawang.

Evaluasi Ketat Praktik Sains di Sekolah

Insiden ledakan senjata rakitan 3D saat ujian praktik IPA ini memicu evaluasi besar-besaran terhadap standar keamanan laboratorium di sekolah. Disdik Siak kini tengah menunggu hasil investigasi resmi dari Polres Siak sebelum mengambil kebijakan permanen.

Baca Juga: Kronologi Penipuan SK ASN Palsu di Gresik, Terbongkar Setelah Korban Datang ke Kantor Bupati

"Kami masih mengumpulkan keterangan, koordinasi dengan pihak terkait dan juga menunggu hasil penyelidikan Polres Siak. Setelah ini ada reviu dan evaluasi pembelajaran di SP (sarana pendidikan) yang bersangkutan. Mudah-mudah nanti ada perbaikan pengawasan pembelajaran kedepannya," jelas Romy.

Meski belum ada larangan total terhadap praktik sains, Romy menegaskan akan ada pengetatan prosedur operasional di lapangan.

"Pelarangan (praktek sains) belum ad. Tapi nanti akan ada penegasan terhadap praktik pembelajaran dan mekanisme pengawasan nya. Ya (akan diperketat pengawasan praktek sains)," imbuhnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami sisa bubuk hitam yang ditemukan di lokasi kejadian melalui uji laboratorium forensik Polda Riau guna memastikan penyebab pasti ledakan.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan