JawaPos.com - Serba-serbi upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI masih menyita perhatian publik dan memenuhi linimasa media sosial. Salah satunya aksi heroik petugas upacara di Ponorogo yang memanjat tiang bendera setinggi 8 meter.
Insiden mengharukan ini terjadi di lapangan Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo pada Minggu (17/8). Mulanya, upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan khidmat.
Namun, suasana berubah menegangkan ketika tali pengerek Bendera Merah Putih tiba-tiba macet saat prosesi pengibaran. Kepanikan pun muncul di antara peserta dan petugas, sebelum akhirnya salah seorang petugas upacara bertindak.
Dalam video amatir yang viral di dunia maya, seorang petugas upacara yang mengenakan kemeja putih dan celana bahan hitam terlihat nekat memanjat tiang bendera setinggi 8 meter.
Ia adalah Siswanto, 40 tahun, petugas pengibar bendera yang sehari-hari berprofesi sebagai petani dan peternak kambing.
melihat tali pengerek bendera macet, Siswanto spontan memanjat tiang setinggi 8 meter itu. Aksi heroiknya terekam kamera dan kini viral di media sosial.
"Ada yang keren di Desa Wagir Kidul, seorang warga melakukan aksi heroik dengan memanjat tiang bendera kurang lebih setinggi 8 meter, demi menyelamatkan jalannya upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI," tulis akun Instagram @ponorogo.update dalam caption unggahan, dikutip JawaPos.com, Selasa (19/8).
Kepala Desa Wagir Kidul, Suharyanto mengatakan bahwa pihaknya sempat berencana melepas tiang di depan kantor desa. Namun baut sudah berkarat dan sulit dibuka.
“Akhirnya, Mas Siswanto berinisiatif memanjat. Kami apresiasi keberaniannya, sehingga upacara tetap khidmat,” ujar Suharyanto, dikutip dari Radar Jember, Jawa Pos Group, Selasa (19/8).
Di sisi lain, Siswanto mengaku awalnya khawatir saat memanjat tiang bendera. Namun, karena sedang menjalankan tugas, ia pun memberanikan diri agar prosesi pengibaran bendera Merah Putih tetap berjalan.
Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Siswanto melepas sepatu lalu memanjat tiang hingga berhasil memperbaiki tali yang tersangkut
“Takut juga karena jarang manjat pohon. Tapi karena sudah tugas jadi pengibar, saya beranikan diri,” imbuh Siswanto.
Belakangan, siswanto mendapat penghargaan atas aksinya. Dalam apel di Mapolres Ponorogo, kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo Menyerahkan Penghargaan pada Siswanto.