JawaPos.com – Aulia Risma Lestari, mahasiswa kedokteran PPDS Anestesi Undip, ditemukan meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara menyuntikkan obat bius jenis Roculax, di kamar kosnya pada Senin (12/8) lalu.
Kabarnya, mahasiswa asal Tegal itu nekat mengabisi nyawanya lantaran tak kuat menahan bully atau perundungan yang dialaminya semasa menepuh Pendidikan kedokteran.
Bersama dengan temuan jasad mendiang Aulia, didapati pula sebuah buku diary yang diduga menjadi saksi penderitaannya sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Di dalam catatan tersebut, tersirat makna bagaimana Aulia tampak tersiksa dan merasa tidak kuat dengan apa yang dialaminya.
Dilansir dari Radar Semarang dari Radar Magelang (Jawa Pos Group), Jumat (16/8), berikut isi catatan diary Aulia Risma Lestari sebelum meninggal, tertanggal 5 Juli 2024:
1 semester aku berjuang di sini
Terlalu berat untukku
Sakit sekali
Beban fisiknya begitu besar
Aku ingin berhenti
Sakit sekali, sungguh sakit
Rasanya masih sama
Aku ingin berhenti
Aku tidak sanggup setiap hari bekerja seperti ini
Ada yang bisa menolong saya?
Apa Tuhan tau saya tersiksa?
Apa Tuhan tau aku kesakitan?
Kenapa di setiap aku berharap
Tidak pernah ada jawabannya
Apa Tuhan membenciku?
Aku selalu menjerit mohon pertolongan
Tapi kenapa aku dibiarkan?
Apa aku dilahirkan hanya untuk mengakhiri?
Seni kehidupan mana yang kulihat dahulu, sehingga aku setuju untuk memilih dilahirkan?
Aku tidak serta merta menyerah tanpa berusaha
Aku sudah menanggung banyak
Aku manusia biasa
Punggungku terasa amat sakit setiap pulang
Pulang dini hari, bukan duduk-duduk saja
Aku merasakan sakit yang luar biasa malam ini
Aku tidak sanggup lagi meneruskan siklus ini
Aku mohon, maafkan aku
Maafkan aku yang menyerah
Aku sudah berjuang
Aku sudah sangat berusaha
Aku mohon,
Aku mohon,
Aku tidak sanggup lagi
Bila harus menanggung lebih lama lagi
Aku sendirian, aku berjuang sendiri
Tidak ada yang menolongku
Aku tidak ingin sesakit ini lebih lama lagi
Semoga Tuhan mengampuniku
Tuhan, aku sakit
Aku mohon tempat aku pulang.
***