JawaPos.com - Peristiwa menonjol lain di periode Lebaran terjadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, kemarin. Sebuah mobil tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di jalan Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.
Insiden yang terjadi menjelang waktu salat Jumat itu mengakibatkan mobil Suzuki Carry nopol N 1157 XL yang dinaiki Tarmuji sekeluarga rusak parah setelah terhantam KA Argo Semeru yang melaju kencang. Bagian tengah hingga belakang bodi mobil rusak parah.
Beruntung, empat orang dalam rombongan pemudik keluarga asal Jalan Anggrek Permai Gading, Desa Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pasuruan, selamat semua. Mereka berhasil keluar dari mobil sebelum KA Argo Semeru menghantam kendaraan kelir merah tersebut.
Kapolsek Wonoasri AKP Eko Hariyanto mengungkapkan, laka bermula saat pengemudi, Tarmuji, sampai di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di lokasi kejadian pada pukul 10.55. Sebelum melewati perlintasan, Tarmuji menyuruh anaknya mengecek situasi dan kondisi untuk memastikan ada kereta api yang lewat atau tidak. ”Si anak bilang ke bapaknya bahwa tidak ada kereta api,” kata Eko.
Tarmuji pun tancap gas berniat melintasi perlintasan kereta api tersebut. Namun, sesampai di tengah-tengah perlintasan, istri Tarmuji melihat kereta api dari arah utara. Tarmuji bergegas mengajak istri dan anak-anaknya keluar meninggalkan mobil.
Tak lama setelah itu, KA Argo Semeru jurusan Surabaya–Jakarta melintas. Mobil Carry tersambar keras. Bagian tengah hingga belakang mobil itu rusak parah. ”Tidak ada korban jiwa. Mobil berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian setelah Jumatan,” ujar Eko. (rfk/odi/den/c14/ttg)