JawaPos.com - Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, hari ini meninjau langsung kondisi korban banjir di beberapa wilayah di Kota Semarang (16/3/24). Banjir yang terjadi akibat hujan deras beberapa hari terakhir ini telah merendam ribuan rumah dan mengungsikan ratusan warga.
Sudaryono didampingi oleh pengurus DPD Partai Gerindra Jawa Tengah dan beberapa anggota korps GMD serta Satria Rescue Team, meninjau beberapa lokasi pengungsian dan melihat langsung kondisi para korban. Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono juga menyerahkan bantuan berupa makanan, sembako, dan kebutuhan dasar lainnya.
"Saya ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar para korban banjir terpenuhi," kata Sudaryono.
Baca Juga: Banjir di Kabupaten Demak Makin Meluas
"Kami dari Gerindra akan terus berupaya membantu para korban agar dapat kembali ke kehidupan normal sesegera mungkin," tambahnya.
Sudaryono juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir, terutama pada musim hujan seperti saat ini.
"Masyarakat harus selalu mengikuti informasi cuaca dan siaga terhadap potensi bencana," imbuhnya.
Baca Juga: Honda CR-V Varian e:HEV Banjir Peminat Ditengah Gempuran Mobil Listrik
Selain itu, Sudaryono juga meminta kepada dinas terkait untuk terus melakukan langkah-langkah penanggulangan banjir, seperti normalisasi sungai dan pembangunan tanggul.
"Pemerintah harus terus berupaya untuk mengatasi permasalahan banjir di Semarang," tegas Sudaryono.
Kondisi Korban Banjir
Berdasarkan data dari BPBD Kota Semarang, saat ini terdapat sedikitnya 158 ribu jiwa terdampak banjir yang melanda sebagian wilayah Kota Semarang sejak Rabu (13/3). Kebutuhan dasar para korban seperti makanan, air bersih, dan pakaian telah terpenuhi.
Namun, beberapa korban masih membutuhkan bantuan medis dan trauma healing.
Upaya Penanganan Banjir
Pemerintah telah melakukan beberapa upaya penanganan banjir, seperti:
* Menurunkan tim SAR untuk membantu evakuasi korban
* Menyediakan bantuan makanan, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya
* Membuka posko kesehatan dan dapur umum
* Melakukan normalisasi sungai
Baca Juga: 158 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Semarang
Pemerintah terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir dan mengikuti informasi cuaca.