JawaPos.com – Menyambut semarak tahun baru 2024 yang tinggal menghitung hari saja, Pemkot Blitar bakal pamerkan spot anyar yang akan jadi ikon baru alun-alun Kota Blitar.
Beberapa spot baru yang telah rampung di bangun, diantaranya monumen titik nol kilometer, ruang ekspresi siluet Gunung Kelud, taman air mancur, hingga taman lansia dan anak.
Meskipun pembangunannya telah selesai, rencananya spot anyar ini bakal dibuka di penghujung tahun 2023 ini, yakni hari Minggu (31/12) mendatang. Artinya, para pengunjung dapat bisa menikmatinya pada malam pergantian tahun.
Dilansir Radar Tulungagung (JawaPos Grup), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar Jajuk Indihartati mengatakan progres pembangunannya sudah 100 persen, tinggal pembersihan fasilitas, penyemprotan sarana dan prasarana serta pemangkasan pohon beringin.
“Ya, saat ini masih dilakukan pembersihan fasilitas. Penyemprotan sarana dan prasarana serta memangkas pohon beringin,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar Jajuk Indihartati kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (28/12).
Kendati telah siap dibuka untuk umum, Jajuk memperingatkan bahwa sejumlah fasilitas anyar itu masih dalam masa pemeliharaan rekanan.
Sehingga, selama itu rekanan yang akan bertanggung jawab terhadap pemeliharaan fasilitas tersebut.
Jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan, pihak rekananlah yang punya kewajiban untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
“Jadi, mereka masih punya tanggung jawab penuh terhadap sarpras tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan Radar Blitar (JawaPos Grup), pada saat ini, area pembangunan spot anyar tersebut masih dikelilingi oleh pagar seng.
Sehingga, masyarakat hanya bisa mengintip spot baru tersebut dari sisi barat maupun timur melalui celah pagar.
Saat melihat dari sisi barat, masyarakat bakal langsung disuguhkan ikon tugu titik nol. Lalu di samping timurnya, terdapat ruang ekspresi dengan siluet Gunung Kelud.
Kemudian, ada juga ruang informasi, area bermain anak-anak, serta taman lansia yang lengkap dengan air mancur.
Selain itu, nantinya replika kendang dan ikan koi juga bakal turut dipamerkan di sana. Dan di sebelah barat, terdapat tulisan Alun-Alun Kota Blitar dan Blitar Bumi Bung Karno.
Pagar seng yang mengelilingi alun-alun itu akan dibuka berbarengan dengan pembukaan spot anyar tersebut yakni hari Minggu (31/12).
Yang menarik, sejumlah spot itu juga dilengkapi kerlap kerlip lampu yang estetik sehingga pada malam hari akan terlihat indah.
”Itu kami lengkapi lampu warna-warni untuk menambah kesan indah, gemerlap, dan mempesona,” kata Jajuk.
Sebagai informasi, pembangunan sejumlah spot anyar di Alun-Alun Kota Blitar ini merupakan salah satu proyek strategis Pemkot tahun ini, dengan total anggaran sebesar Rp2,7 miliar.
Rupanya, pembangunan ini ternyata masih belum sepenuhnya selesai, karena diketahui DLH akan melanjutkan pembangunan tahap kedua pada tahun depan.
Dengan fokus pembangunan pada bagian utara, barat, dan tengah alun-alun. “Salah satunya nanti pada area jogging track,” tandasnya.