← Beranda
Pemasangan Ekskalator Pasar Baru Kertosono Alami Kemunduran, Kepala PUPR Nganjuk Beri Penjelasan
Ahmad Riffi Al HakimKamis, 21 Desember 2023 | 02.38 WIB
Seorang pekerja yang mengejakan proyek Pasar Kertosono (Ilmidza Amalia Nadzira/JPRK)

 

JawaPos.com – Pemasangan eskalator di Pasar Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, dikabarkan mundur dari jadwal.

Berdasarkan informasi, kemunduran pemasangan eskalator tersebut dikarenakan dua unit eskalator dari Tiongkok belum tiba hingga Selasa (19/12) kemarin.

Sedangkan pihak kontraktor menargetkan, eskalator akan dipasangkan Rabu (20/12) ini, guna Selasa (26/12) nanti proyek lantai dua Pasar Kertosono bisa rampung.

"Sampai sekarang (kemarin, Red) kami masih menunggu kedatangan eskalator," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo dilansir Radar Kediri.

Lebih kanjut, dua unit eskalator ini sudah tiba di Indonesia, dan saat ini masih di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Sebelumnya unit eskalator ini sudah memenuhi pengecekan dari pihak Bea Cukai.

“Dari pelaksana informasi surat penyerahan barang atau delivery order (DO) kontainer sudah keluar tanggal 18 Desember. Tinggal menunggu antrean truk dan surat pajak dari Bea Cukai untuk bisa diberangkatkan ke Kertosono,” ujarnya.

Kemungkinan dua unit eskalator ini akan datang terlambat dan berpengaruh saat pemasangan yang pasti akan mengalami kemunduran.

Menurut Gunawan penggunaan eskalator ini di Pasar Kertsono tidak menjadi pasar tradisional yang kumuh.

Baca Juga: Dua Eskalator dari Tiongkok yang Akan Ubah Citra Pasar Kertosono Bak Mall Telah Tiba, Segini Harganya

Namun, menjadi sebuah pasar tradisional yang mirip sebuah mall. Hanya sistem penjualan masih tradisional.

 “Kami pakai cara yang mencerdaskan. Perlindungan pasar tradisional tidak harus memberi uang, tapi bisa dengan fasilitas,’’ katanya.

Pengawas Proyek Pasar Kertosono Agung mengungkapkan bahwa pihaknya ini juga sedang menunggu kedatangan dari dua unit eskalator. Karenanya dua unit eskalator itu yang berharga Rp 1,3 miliar sudah lunas ke perusahaan penyedia barang tersebut.

 “Kami juga waswas karena barangnya sudah dibayar lunas,” ujar Agung.

Pihak kontraktor juga melakukan pengaspalan jala di sekitar Pasar Kertosono. Mereka juga akan mengerjakan GWT (ground water tank, red), rumah genset, taman, parkir, dan cover bangunan depan.

Pihak Dinas PUPR ini memberikan waktu pengerjaan 100 hari untuk proyek lantai 2 Pasar Kertosono.  Pengerjaan ini diharuskan selesai pada Selasa (26/12).

***

EDITOR: Novia Tri Astuti