JawaPos.com – Aksi bunuh diri yang dilakukan oleh Mahasiswi Unnes dengan cara melompat dari lantai 4 Mall Paragon Semarang mengakibatkan luka berat.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika menjelaskan saat ini pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan langsung dari pihak manajemen Mall Paragon.
Bersama dengan unit inafis Polrestabes Semarang, pihaknya melakukan olah TKP untuk keperluan lebih lanjut.
Baca Juga: Identitas Mahasiswi UNNES yang Bunuh Diri di Mall Paragon Semarang
“Hasil penyebab awal, korban jatuh dari lantai empat parkiran mobil. Kurang lebih ketinggian sekitar 20 meter. Indikasi apakah korban bunuh diri dengan sebagai meloncat, ini masih kita upayakan untuk penyelidikan,” ungkap Indra yang dikutip JawaPos.com melalui Radar Semarang, Rabu (11/10).
Kapolsek juga menyampaikan bahwa, yang mengetahui kejadian ini pertama kali adalah pihak security Mall Paragon, bernama Ria.
Ia mengetahui kejadian ini dari sebuah laporan pengunjung yang memberikan informasi adanya orang tergeletak di exit pintu keluar roda empat. Diduga, korban telah loncat keluar dari atas bangunan Mall Paragon.
Baca Juga: Bikin Nangis! Begini Isi Surat Wasiat Mahasiswa UNNES yang Bunuh Diri di Mall Paragon Semarang
“(Korban) luka kepala paling parah di bagian kepala. Sekarang jenazah udah dibawa ke RSUP dr Kariadi, masih dilakukan pemeriksaan forensic. Untuk hasilnya nanti akan kita kembangkan dari identitas korban, untuk lukanya di bagian mana saja,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kapolsek juga menjelaskan hasil olah TKP yang menemukan sebuah tas dan dicurigai milik korban di lantai empat, samping pembatas.
Di dalam tas tersebut, telah ditemukan berbagai identitas diantaranya KTP, Kartu Pelajar Mahasiswa Unnes, dan secarik surat wasiat.
“Masih kita identifikasi. Apakah itu milik korban atau bukan, masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Identitas di dalam ta situ warga kota Semarang, Kecamatan Ngaliyan, Kelurahan Kalipancur, atas nama Nada, NJW, usia 20 tahunan,” jelasnya.
“Kedatangan korban kesini, kita juga masih sisir lokasi, kita cek CCTV. Saat ini masih penyelidikan dari kepolisian, nanti akan kita informasikan lebih lanjut. CCTV masih kita copy belum kita lihat,” tambahnya.