JawaPos.com- Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), ditemukan tewas di Mall Paragon Semarang pada Selasa (10/10).
Korban yang diketahui sebagai Mahasiswa Unnes tersebut, ditemukan tewas sekitar pukul 17.30 dengan motif dugaan bunuh diri.
Mahasiswa berinisial NJW, diketahui sebagai warga Candi Penataran, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.
NJW diduga melakukan tindak bunuh diri dengan cara melompat. Dari hasil olah TKP ditemukan sejumlah identitas korban, diantaranya KTP, kartu pelajar mahasiswa, dan Kartu Indonesia Pintar.
“Orangnya perempuan, identitas KTP juga ada tadi,” ungkap Rukiman, juru parkir dilansir dari Jawapos Radar Semarang.
Selain beberapa kartu identitas, juga ditemukan surat yang diduga merupakan surat wasiat dari korban.
Baca Juga: Jadi Korban Bully! Pyo Ye Rim Ngaku Pernah Dibuntuti Seorang Youtuber Sebelum Bunuh Diri
Surat wasiat tersebut ditulis dengan bahasa Inggris, dan tertulis korban meminta maaf karena tidak menjadi sekuat oleh keinginan orangtuanya.
"Orangnya perempuan, identitas KTP nya juga ada tadi," ungkap Rukiman, juru parkir warga Sekayu, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (10/10).
Selain itu juga ditemukan secarik kertas warna putih dengan tulisan bahasa Inggris. Apabila diterjemahkan pada intinya, korban meminta maaf karena tidak menjadi sekuat oleh keinginan orangtuanya.
Berikut isi surat wasiat tersebut,
Maa,, maaf karena tidak menjadi sekuat yang mama inginkan. Aku punya hadiah untukmu, dikirim dari kostnya Hani. Aku berharap aku bisa memberikan itu sendiri kepadamu, maaf.
Terima kasih selalu memikirkanku, peduli kepadaku dan maaf jika aku selalu membuatmu sedih.
Aku mencintaimu, selalu.
Jangan lupa berdoa buat aku ya????
Sekali maaf nih, aku nyerah...”
Setelah dilakukan olah TKP Unit inafis Polrestabes Semarang, korban dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang.
***