JawaPos.com - Dua jam lebih petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman di Pasar Legi, Solo, Senin (29/10). Puluhan kendaraan pemadam kebakaran yang diterjunkan di lokasi belum mampu memadamkan api yang diduga berasal dari korsleting listrik. Kencangnya tiupan angin membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan dengan cepat.
Dari pantauan JawaPos.com dari lokasi menyebutkan, api masih tampak besar di Pasar Legi. Sejumlah petugas pemadam kebakaran terus berupaya untuk memadamkan kebakaran. Lokasi yang sulit dijangkau, membuat proses pemadaman hanya bisa dilakukan dari luar pasar. Sementara, lokasi kebakaran berada di tengah pasar.
Sementara itu, para pedagang yang dibantu petugas terus mengevakuasi barang dagangannya. Sedangkan di kios lantai dua yang terbakar tidak ada yang bisa diselamatkan. Pasalnya, kebakaran langsung melalap semua bagian di lantai dua, khususnya yang ada di sisi barat dan utara. Sedangkan untuk kios yang ada di lantai satu sebagian besar sudah ditutup rapat.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang terjadi. Meskipun, dugaan sementara kebakaran disebabkan adanya konsleting listrik.
"Dugaannya sementara korsleting listrik, tetapi untuk kepastiannya nanti dilakukan penyelidikan mengenai penyebabnya," ucap Subagiyo
Sementara itu, petugas keamanan meminta warga yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan lokasi pasar. Hal ini untuk mempermudah proses pemadaman yang dilakukan oleh petugas.