JawaPos.com - Ketegangan tokoh politik nasional antara Amien Rais dan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan disesalkan oleh Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Maman Imanulhaq.
Menurutnya ketegangan konflik kedua tokoh politik itu seharusnya tidak terjadi, mengingat keduanya merupakan panutan bagi bangsa ini. Ketegangan Amien dan Luhut, menurut Maman tidak pantas dimunculkan ke publik, karena hanya akan berimbas pada ketegangan politik nasional.
"Konflik antara Pak Luhut dan Pak Amien Rais di tingkat nasional itu tidak elok, karena dua-duanya adalah tokoh besar nasional. Konflik keduanya hanya akan berimbas pada ketegangan politik," ujar Maman, Kamis (22/3).
Saling sindir dan mengancam di muka publik itu tidak perlu ditampilkan. Karena dari ketegangan konflik Amien Rais dan Luhut sama sekali tidak menguntungkan bagi bangsa ini.
Maman menilai, di tahun politik ini sangat tidak pantas memunculkan kalimat sindiran dan ancaman. Karena bila tokoh nasional negeri ini berkonflik, maka situasi sosial politik negeri ini akan semakin memanas.
"Saya menginginkan sekali adanya prinsip besar Pak Amin dan Pak Luhut kembali menjadi negarawan yang berbuat kepentingan untuk nasional, dan betul-betul merawat bangsa ini," pungkasnya.
Diketahui, sebelumnya Menko Kemaritiman Binsar Pandjaitan menyinggung apa yang disampaikan kepada Amien Rais kepada Presiden Jokowi.
Menurut Luhut, kritikan Amien Rais itu asal bunyi dan tidak ada fakta-fakta yang mendukung bahwa Presiden Jokowi adalah pembohong. Oleh sebab itu, Luhut meminta Amien Rais untuk berhati-hati dalam bertutur kata. Kalau tetap seperti itu, Luhut mengancam akan membongkar semua dosa-dosa Amien Rais.