← Beranda
Sungai di Jogjakarta Untuk Buang Pembalut dan Pampers
Administrator• Kamis, 26 Oktober 2017 | 12.36 WIB
Sungai Code di Jogjakarta. Masih digunakan untuk membuang sampah, termasuk pembalut dan pampers

Jawapos.com - Sungai di Kota Jogjakarta, khususnya Code masih menjadi tempat pembuangan sampah. Terutama limbah rumah tangga, serta pembalut dan pampers.


Warga dari Code Utara, Kota Baru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Jogjakarta, Ariyanto, mengatakan budaya membuang sampah ke sungai diakuinya masih ada. "Pembalut dan pampers itu, kalau musim hujan hanyut ke Bantul. Masuk ke sawah-sawah. Petani  ada yang mengeluhkan," kata pria yang pernah menjabat sebagai ketua Rw 1 di kampungnya tersebut, Rabu (25/10).


Dikatakannya, mengubah budaya ini memang cukup sulit dan memakan banyak waktu. Memberikan edukasi, mengenai betapa pentingnya sungai bagi kehidupan.


Untuk perikanan, irigasi sawah, hingga menjadi tempat wisata yang bisa meningkatkan perekonomian warga. "Sungai itu sebagai suatu kebutuhan. Kalau sudah dianggap seperti itu, maka orang di Bantul tidak akan memanen sampah saat musim hujan," ucapnya.


Untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga sungai dari sampah ini, ia bersama para pegiat sungai di Code pun terus melakukan berbagai cara. Seperti dengan mengadakan sekolah sungai dan susur sungai.


"Susur sungai akan dilakukan nanti menunggu musim hujan. Agar airnya sedikit tinggi. Kita fokus mengajak kaum khususnya ibu-ibu," katanya.


Sementara, Sekjend Forum Koordinasi Winongo Asri, Sukarmin, di Sungai Winongo yang masuk wilayah Sleman juga akan mengadakan susur sungai. "Serentak di 17 titik nanti bersama dengan mahasiswa," pungkasnya.


Caption foto:


EDITOR: Administrator