JawaPos.com - DPP Golkar memastikan hingga sekarang belum mengeluarkan rekomendasi resmi terkait pencalonan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2018.
"Soal rekomendasi ke Ridwan Kamil yang ramai diperbincagkan, itu juga bukan dari DPP. Sampai saat ini Golkar masih mempertimbangkan. Tidak usah tanya DPP, karena itu (rekomendasi) lewat saya dulu," kata Wasekjen Bidang Pemenangan Pemilu Jawa-Sumatera DPP Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi usai diskusi yang diselenggarakan Garuda Nusantara Center, di SCBD, Jakarta, Sabtu (21/10), dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Grup).
Untuk mengeluarkan rekomendasi di Pilkada, partainya sangat hati-hati. Menurut pria yang menjabat anggota DPR itu, jabatan gubernur sangat strategis.
Terlebih di Jabar, provinsi paling banyak penduduknya sehingga siapa yang memenangkan Jabar, akan lebih mudah untuk memenangkan Pilpres 2019.
"Jadi prosesnya masih panjang," kata legislator dari Dapil Sumsel II itu.
Pernyataan Bobby Adhityo Rizaldi ini untuk meluruskan pemberitaan bahwa Golkar sudah resmi mengusung Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi.
Di pemberitaan lain, beredar surat dukungan Golkar terhadap Ridwan Kamil berpasangan dengan anggora DPR Fraksi Golkar Daniel Mutaqien Syafiuddin.