← Beranda
Tol Bocimi Sesi I Beroperasi Juli 2017
Yusuf AsyariSabtu, 21 Januari 2017 | 19.40 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Pengerjaan proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sesi I bakal segera rampung. Mega proyek sepanjang 15,35 kilometer (km) itu dipastikan beroperasi pada Juli 2017 mendatang. Hadirnya tl tersebut diharapkan bisa mengurangi kemacetan yang selama ini kerap terjadi.

”Pembebasan lahan memang sempat jadi kendala, tapi semua sudah beres tinggal proses administrasinya saja. Mudah-mudahan rampungnya pengerjaan sesi I yakni Bogor-Ciawi-Cigombong bisa mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Bogor, AW Ganjar kepada INDOPOS (Jawa Pos Group), kemarin (20/1).

Dia menambahkan, untuk mempercepat proses pengerjaan proyek itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah melakukan konsinyasi terhadap 89 bidang lahan yang dilintasi proyek itu baik di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dengan luas lahan mencapai 48,134 hektare.

”Di Kota Bogor lahan yang di konsinyasi ada 20 bidang, di Kabupaten Bogor 69 bidang," tambahnya. Sekretaris daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa, saat dihubungi via telepon selulernya membenarkan telah melakukan konsinyasi puluhan bidang tanah di area yang terkena jalur pembangunan toll Bocimi.

Menurut dia, konsinyasi diperlukan agar kendala pembebasan lahan bisa segera teratasi. ”Memang ada konsinyasi lahan, agar kendala yang dihadapi bisa secepatnya selesai. Kami juga menyambut gembira ada perkembangan positif dalam pengerjaan tol Bocimi,” ungkapnya.

Sebab, kata dia lagi, kebutuhan lahan itu penting karena perkembangan fisik seksi I yang dibagi menjadi 5 paket pekerjaan hingga 18 Desember 2016 baru mencapai 21,40 persen. Paket I seksi I yang dikerjakan PT Waskita-Wijaya Karya merupakan yang tertinggi pencapaiannya dengan 35,5 persen, sementara untuk paket II seksi I yang dikerjakan PT Waskita Karya terendah dengan realiasi 1,2 persen. ”Kalau persoalan lahan sudah beres, tentu pengerjaan fisik bisa digenjot,” tuturnya. (has/yuz/JPG)

EDITOR: Yusuf Asyari