JawaPos.com - Halodoc meraih penghargaan Top Digital Application - Health pada JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026, Kamis (30/7). Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan, institusi, dan organisasi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital, tata kelola yang adaptif, serta kontribusi nyata dalam mendorong percepatan ekonomi digital Indonesia.
Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria, mengapresiasi penghargaan yang diterima. "Penghargaan ini menjadi refleksi atas kepercayaan jutaan pengguna, tenaga kesehatan, serta mitra terhadap Halodoc, sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia," kata Fibriyani.
Selain memiliki layanan kesehatan untuk pengguna secara langsung, Halodoc terus memperkuat ekosistem kesehatan digital melalui Halodoc for Business, solusi kesehatan terintegrasi bagi perusahaan.
Halodoc for Business membantu perusahaan mengelola kesehatan karyawan secara menyeluruh, mulai dari layanan preventif, konsultasi dokter, pengiriman obat, pemeriksaan kesehatan, hingga menghadirkan health insights berbasis data.
Saat ini, Halodoc for Business melayani lebih dari 1.5 juta peserta aktif, bermitra dengan 30 lebih perusahaan asuransi, 3.000 lebih mitra korporat, dan didukung jaringan 4.700 lebih penyedia layanan kesehatan di seluruh Indonesia melalui Digital Cashless Outpatient (DCO), Third Party Administration (TPA), dan layanan pendampingan di rumah sakit yang baru saja diperkenalkan yakni HaloAssist.
Baca Juga: PRIMA Awards 2026: bank bjb Borong Lima Penghargaan untuk Layanan Transaksi Digital
Layanan terbaru HaloAssist dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan kunjungan fisik ke fasilitas kesehatan offline seperti rumah sakit memang tidak bisa dihindari. HaloAssist sebagai pendamping yang nyata, dari pintu masuk hingga kepulangan. Layanan ini dirancang untuk menjawab realitas yang terjadi: tidak semua kondisi medis bisa diselesaikan secara digital, dan ketika karyawan harus benar-benar ke fasilitas kesehatan offline seperti rumah sakit, pengalaman itu seharusnya tidak menjadi beban tambahan.
HaloAssist hadir membantu pasien bisa melakukan booking H-1 sebelum kunjungan. Dan ketika pasien tiba di rumah sakit, sudah ada Teman Halodoc yang menyambut, mengurus seluruh administrasi pendaftaran, mendampingi selama proses pemeriksaan, hingga memastikan obat dikirim langsung ke rumah setelah kepulangan. Sehingga mereka dapat kembali sehat dan produktif, siap untuk bekerja lagi tanpa harus membuang waktu dan tenaga
Di tahap awal pengembangan, HaloAssist saat ini tersedia di 16 mitra rumah sakit Halodoc yang tersebar di Jabodetabek, Karawang dan Surabaya.
Ekosistem Halodoc for Business juga menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan melalui penguatan kesehatan dan produktivitas pekerja di berbagai sektor usaha. Dengan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terintegrasi, perusahaan dapat mendukung kesehatan karyawan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif sehingga dapat turut mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi secara lebih luas.
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan, Halodoc juga menghadirkan Halodoc on WhatsApp, yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan kesehatan Halodoc melalui platform yang sudah digunakan sehari-hari. Melalui Halodoc on WhatsApp, pengguna dapat chat dokter dan memesan obat melalui Whatsapp, sehingga akses terhadap layanan kesehatan menjadi lebih praktis dan mudah.
“Kami ingin memastikan inovasi yang kami hadirkan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran Halodoc on WhatsApp merupakan salah satu cara kami menghadirkan layanan kesehatan lebih dekat, dengan memanfaatkan platform yang sudah familiar dan digunakan sehari-hari," tambah Fibriyani Elastria.
Untuk mengakses layanan kesehatan Halodoc melalui WhatsApp, masyarakat dapat menghubungi 0811-9693-1100.
JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan organisasi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital serta tata kelola yang adaptif. Penghargaan diberikan berdasarkan hasil survei independen yang disusun melalui kolaborasi JawaPos.com dan Infovesta terhadap sekitar 19.000 responden di 20 provinsi di Indonesia.
CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar mengatakan, penghargaan tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pelaku perubahan yang terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Sudah saatnya kita menghadirkan sebuah penghargaan untuk memberikan penghormatan kepada perusahaan, kepada institusi dan organisasi yang terus beradaptasi, yang terus berinovasi, dan terus memberikan menghadirkan manfaat bagi masyarakat," ujar Dhimas.
Direktur PT Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan, proses penilaian dilakukan melalui metodologi survei independen sehingga pemenang ditentukan langsung berdasarkan persepsi masyarakat.
"Pengambilan data sendiri menggunakan angket tertutup, jadi pemenang tidak ditentukan oleh juri melainkan langsung oleh suara publik," kata Wawan.
JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 menghadirkan 30 kategori penghargaan bagi perusahaan dan institusi dari berbagai sektor. Ajang ini turut didukung oleh berbagai sponsor dan mitra strategis sebagai upaya mendorong inovasi dan memperkuat ekosistem digital Indonesia.