← Beranda
CEO JawaPos.com: Transformasi Digital Butuh Keberanian Mengubah Budaya dan Cara Kerja
Dimas ChoirulJumat, 31 Juli 2026 | 00.00 WIB
Chief Executive Officer (CEO) JawaPos.com, Dhimas Ginanjar saat membuka JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (30/7). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Chief Executive Officer (CEO) JawaPos.com, Dhimas Ginanjar menegaskan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga keberanian perusahaan untuk mengubah budaya kerja dan cara berpikir.

Hal itu disampaikan saat membuka JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (30/7).

"Yang paling penting adalah keberanian untuk berubahnya. Karena apapun teknologi yang digunakan akan sulit kalau misalkan dari budaya kerja dari perusahaannya tidak ada yang mau berubah," ujar Dhimas.

Baca Juga: Ari Lasso Reuni dan Konser Dadakan di Puslatda Jatim, Alumni SMAN 2 Surabaya Jadi Tamu Spesial Atlet Panjat Tebing

Dhimas mengatakan, selama ini JawaPos.com menjalankan peran sebagai media yang menyaksikan lahirnya berbagai inovasi dan perubahan di dunia usaha, institusi, hingga organisasi yang berhasil menghadirkan transformasi digital yang berdampak bagi masyarakat.

Ia menambahkan, pengalaman bertemu berbagai perusahaan selama berkarier sebagai jurnalis membuatnya memahami bahwa keberhasilan transformasi digital lahir dari proses panjang yang tidak terlihat publik.

"Ada juga diskusi yang panjang, keputusan sulit yang harus diambil, bahkan mungkin kegagalan yang harus dilalui sebelum akhirnya berhasil dan transformasi digital itu dijalankan," katanya.

Menurut Dhimas, JawaPos.com juga tengah menjalani proses transformasi dengan membangun newsroom digital yang menghubungkan jaringan Jawa Pos Group secara real-time serta mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengembangan ide dan meningkatkan kualitas artikel.

Baca Juga: Terlibat Kasus Korupsi, KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widyantoro di Hotel 

Dalam penyelenggaraan Digital Excellence Awards 2026, JawaPos.com menggandeng Infovesta untuk menyusun metodologi penilaian. Sebanyak 150 brand dari 30 kategori penghargaan menerima apresiasi.

Survei tersebut melibatkan 19.000 responden usia produktif di 20 kota besar Indonesia menggunakan metode multistage area random sampling untuk mengukur tingkat top of mind awareness masyarakat terhadap berbagai brand dan institusi lintas sektor

"Semoga penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pelaku perubahan yang telah membawa Indonesia melangkah lebih maju di era digital," pungkas Dhimas.

EDITOR: Bintang Pradewo