← Beranda
Apple Maps Bakal Hadirkan Iklan, Fokus Promosikan Bisnis Lokal dan Tempat Wisata
Nanda PrayogaMinggu, 19 Juli 2026 | 18.18 WIB
Iklan di Apple Maps. (Dok. Apple)

JawaPos.com - Apple tampaknya semakin serius mengembangkan bisnis periklanannya. Terbaru, perusahaan itu mengindikasikan akan menghadirkan iklan di Apple Maps dengan fokus pada promosi bisnis lokal dan berbagai tempat menarik.

Petunjuk tersebut muncul setelah Apple menerbitkan pedoman periklanan terbaru pada pekan ini. Sebelumnya, pada Maret 2026, Apple telah mengumumkan rencana menghadirkan iklan di aplikasi peta miliknya. Namun hingga kini perusahaan belum mengungkap tanggal peluncuran pasti, selain menyebut layanan itu akan mulai tersedia pada musim panas tahun ini di Amerika Serikat dan Kanada.

Seperti dilansir dari Engadget, pedoman baru tersebut memperlihatkan bahwa konsep iklan di Apple Maps kemungkinan akan berbeda dengan layanan serupa milik kompetitornya.

Baca Juga: Ambisi Kalahkan Lionel Messi Cs di Final Piala Dunia 2026, Begini Nazar Marc Cucurella!

Secara umum, aturan yang diterapkan Apple mirip dengan pedoman peninjauan aplikasi di App Store. Perusahaan melarang iklan yang mengandung unsur pencemaran nama baik, konten tidak senonoh, promosi tindakan ilegal atau kriminal, iklan yang menyesatkan, berkaitan dengan narkoba, hingga materi bermuatan politik.

Namun, ada satu kategori yang cukup mencuri perhatian. Apple secara khusus melarang iklan yang berkaitan dengan layanan rumah tangga.

"Konten iklan yang berisi atau secara langsung maupun tidak langsung mempromosikan layanan rumah tangga, termasuk namun tidak terbatas pada jasa tukang ledeng, teknisi listrik, tukang kunci, HVAC, pengendalian hama, jasa atap, maupun kontraktor umum, dilarang," tulis Apple dalam pedoman tersebut.

Kebijakan ini cukup berbeda dengan Google Maps yang selama ini kerap menampilkan iklan dari penyedia jasa lokal, seperti tukang listrik atau tukang ledeng.

Sebaliknya, Apple tampaknya ingin menjadikan Maps sebagai platform untuk membantu pengguna menemukan destinasi baru. Hal itu juga tercermin dalam halaman informasi layanan iklan Apple Maps.

Apple menjelaskan bahwa banyak orang menggunakan Maps untuk menjelajahi tempat baru, mulai dari kedai kopi, restoran, toko, hingga berbagai landmark. Ke depannya, bisnis lokal akan dapat memasang iklan di Apple Maps agar lebih mudah ditemukan calon pelanggan saat mereka menentukan tujuan.

Dengan pendekatan tersebut, Apple diperkirakan lebih memprioritaskan promosi tempat-tempat yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari maupun rekreasi dibandingkan layanan perbaikan rumah.

Selain itu, Apple juga melarang iklan yang berkaitan dengan pinjaman uang muka serta ATM mata uang kripto. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya perusahaan menjaga pengalaman pengguna agar tetap nyaman dan tidak dipenuhi promosi yang dianggap mengganggu.

Ekspansi iklan di Apple Maps menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis layanan (Services) Apple. Segmen ini selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sumber pendapatan penting perusahaan, selain berasal dari langganan layanan digital, biaya transaksi di App Store, dan bisnis periklanan.

Saat ini Apple telah menjual ruang iklan di Apple News serta beberapa bagian App Store. Pada 2022, perusahaan juga memperluas penempatan iklan di App Store, mulai dari hasil pencarian hingga halaman aplikasi dan tab Today.

Meski demikian, untuk Apple Maps, perusahaan tampaknya memilih pendekatan yang lebih selektif dengan membatasi jenis iklan yang dapat ditampilkan kepada pengguna.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah