JawaPos.com – Beredarnya seruan untuk tidak menggunakan produk yang terafiliasi dengan Israel oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), membuat masyarakat mulai mencari produk alternatif lain yang dapat digunakan dan dikonsumsi sehari-hari.
Selain produk yang termasuk kategori Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang dijual di supermarket, restoran cepat saji atau fast food yang diketahui terafiliasi atau mendukung Israel, juga perlu dijauhi oleh masyarakat.
Menurut Wakil Sekretaris MUI, ini merupakan salah satu wujud dukungan nyata dari ulama dan bangsa Indonesia yang cinta akan perdamaian dunia dan anti penjajahan untuk Palestina merdeka.
Usai adanya seruan dari MUI, beberapa restoran yang ada di Indonesia turut menjadi sorotan dan membuat warga harus berhati-hati sebelum membelinya.
Namun tahukah kamu, beberapa restoran moncer di Tanah Air ini dikabarkan sempat membuat masyarakat salah sangka.
Dikira produk luar negeri, ternyata 6 restoran kenamaan di Tanah Air ini merupakan milik orang Indonesia asli, Lho!
Berdasarkan penelusuran JawaPos.com, Jumat (17/11), berikut ini restoran Fast Food Asli Indonesia yang sempat membuat publik salah sangka.
Baca Juga: Intip 12 Warung dan Restoran yang Harus Dicoba saat Berkunjung di Bali
- J.CO Donuts & Coffee
Didirikan pada pertengahan tahun 2005 dimana bertepat pada tanggal 26 Juni 2005, J.CO lahir atas pemikiran pengusaha sukses Johnny Andrean yang sebelumnya telah berhasil merintis bisnis salon di Indonesia.
Gerai pertama yang dibuka oleh Johnny Andrean untuk J.Co Donuts & Coffee berada di Supermall Karawaci Tangerang.
- Excelso
PT Excelso Multi Rasa yang berdiri sejak tahun 1990 adalah anak perusahaan dari Kapal Api Group. Kapal Api sendiri berdiri sejak tahun 1927.
Perusahaan ini bergerak dibidang usaha kopi dengan merek pertama Kopi Kapal Api dan sekarang telah menjadi pemimpin pasar dalam penjualan kopi di Indonesia.
- CFC (California Fried Chicken)
Pioneerindo Gourmet International Tbk (PT. Putra Sejahtera Pioneerindo) didirikan pada tahun 1983 di Jakarta.
Ini merupakan perusahaan generasi pertama di Indonesia yang memperkenalkan konsep restoran cepat saji berbahan dasar ayam.
Ayam sebagai bahan baku utama yang mereka gunakan diperoleh melalui merek dagang California Pioneer Chicken, atau waralaba Pioneer Take Out – Amerika Serikat.
Baca Juga: 6 Restoran Terbaik di Korea yang Cocok Buat Makan Sendirian, Introvert Wajib Coba!
- HokBen
Dulunya bernama Hoka Hoka Bento adalah restoran cepat saji yang menyediakan menu makanan Jepang.
Didirikan di Jakarta pada tanggal 18 April 1985 di bawah izin PT. Eka Bogainti dan restoran pertamanya berada di cabang Kebon Kacang.
- Holland Bakery
Salah satu pionir bisnis modern bakery pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1978 oleh PT. Mustika Citra Rasa.
Jenis usahanya berbentuk waralaba dengan menggunakan konsep cita rasa khas dari Belanda. Kini telah memiliki 25 branches atau central kitchen dan lebih dari 470 outlets di seluruh Indonesia.
- Solaria
Didirikan sejak tahun 1991 dan gerai pertamanya berada di Lippo Cikarang, Tangerang.
Awalnya memiliki konsep strategi dengan menawarkan makanan porsi jumbo lalu berkembang pesat hingga sekarang.
Berada di bawah naungan PT. Sinar Solaria dan bermula sebagai kedai sederhana dengan 4 karyawan, hingga kemudian tahun 1995 nama Solaria mulai dikenal masyarakat dan pasar.
Mengonsumsi produk asli Indonesia juga menjadi upaya untuk mengajak masyarakat agar lebih mencintai dan menggunakan produk lokal yang sepenuhnya asli milik Warga Negara Indonesia.***