← Beranda

10 Kota Termahal di Dunia Menawarkan Gaya Hidup Mewah dan Fasilitas Memadai, Berikut Daftarnya

Dila RoselawatiMinggu, 26 November 2023 | 14.32 WIB
Beberapa kota di dunia dianggap mahal karena biaya hidupnya yang tinggi dan mata uang yang kuat dibandingkan negara lain. (sumber: pexels/Nick Kwan)

JawaPos.com - Kota-kota termahal di dunia banyak yang menawarkan gaya hidup yang mewah dan fasilitas yang memadai, namun juga memerlukan biaya yang tinggi.

Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor, seperti biaya sewa, biaya makanan, biaya transportasi, dan biaya pendidikan.

Dilansir dari media timestravel, Minggu (26/11), ini dia 9 negara yang memiliki biaya hidup tinggi.

1. Zurich, Switzerland

Zurich di Swiss, menjadi kota dengan biaya hidup termahal di Eropa. Kuatnya mata uang franc-Swiss (CHF) membuat barang-barang konsumsi di Zurich jauh lebih mahal dibanding tempat-tempat lain.

Selain itu, Zurich juga menawarkan berbagai macam kegiatan dan tempat wisata yang menarik, seperti gedung-gedung bersejarah, museum, gereja berarsitektur unik, tempat-tempat belanja nan ekslusif, taman kota, serta kawasan perairan yang ditata dengan apik.

2. Geneva, Switzerland

Geneva, Switzerland menjadi kota termahal di dunia karena beberapa faktor. Salah satu alasannya adalah Geneva menjadi kota termahal bagi ekspatriat di Eropa pada tahun 2022 karena biaya sewa dan biaya hidup yang tinggi.

Selain itu, Geneva juga merupakan kota termahal di Swiss dan menempati peringkat ketujuh sebagai kota termahal di dunia pada tahun 2020.

Faktor-faktor lain yang menyebabkan Geneva menjadi kota termahal di dunia adalah ekonomi yang kuat, gaji yang tinggi, pasokan perumahan yang terbatas, pajak yang tinggi, dan bea cukai.

Hasil kekayaan Geneve didasari pada industrinya seperti farmasi, batu permata, kimia, dan mesin. Perdagangan bebas Swiss menghasilkan fokus penciptaan barang secara domestik daripada membeli ekspor murah dari negara lain.

Baca Juga: New Honda PCX160 Hadir dengan Warna Baru, Diklaim Jadi Makin Mewah

3. Singapura

Tak pernah absen dari daftar prestisius! Singapura kerap menduduki peringkat sebagai salah satu kota termahal di dunia karena biaya hidup dan sewa hunian yang tinggi. Selain itu, mata uangnya yang termasuk salah satu yang paling kuat di dunia.

4. Hong Kong

Hong Kong, menjadi salah satu kota termahal di dunia karena biaya perumahan yang sangat tinggi.

Tingginya permintaan dan pasokan perumahan yang terbatas telah mendorong harga properti di Hong Kong menjadi "tidak terjangkau" dalam beberapa tahun terakhir.

Biaya hidup yang sangat tinggi di Hong Kong juga disebabkan oleh pajak yang tinggi, standar hidup yang tinggi, dan kurangnya sumber daya alam.

5. Paris, Prancis

Paris tak hanya terkenal dengan kemewahannya, tapi juga dengan biaya hidup yang tinggi. Sebagai destinasi global, kota ini menjadi tujuan favorit banyak orang, dan Menara Eiffel-nya menjadi daya tarik yang paling diminati di seluruh dunia.

6. Kopenhagen, Denmark

Kopenhagen, sebagai pusat keindahan Denmark, memancarakan keindahan yang menakjubkan.

Akan tetapi, hidup di tengah kota yang penuh warna ini menngakibatkan biaya hidup yang cukup tinggi, terutama ketika berkaitan dengan masalah perumahan.

7. New York, AS

Kota New York, dengan gemerlap kotanya tergolong sebagai salah satu kota paling mahal di Amerika Serikat, terutama dikarenakan tingginya biaya properti dan besarnya pengeluaran hidup secara keseluruhan.

8. Oslo, Norwegia

Norwegia memberikan standar hidup yang tinggi, namun tak lepas dari konsekuensinya. Keindahan Oslo tercermin dalam perumahan mewah dan tingkat biaya hidup yang tinggi secara umum.

9. Tokyo, Jepang

Sebagai negara kepulauan yang maju, ekonomi Jepang sulit untuk berinteraksi dengan negara lain. Tokyo menjadi lebih mahal karena statusnya sebagai sebuah kota metropolis.

Selain itu, hidup di Tokyo menghadirkan biaya yang tinggi, terutama di sektor real estat dan transportasi. Namun, pilihan yang lebih ekonomis dapat ditemukan di berbagai kota lainnya di Jepang.

10. Sydney, Australia

Sydney menjadi salah satu kota paling mahal di Australia, utamanya karena pasar real estate yang melambung tinggi dan kekuatan ekonominya yang tangguh.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang mendorong inflasi dan penguatan mata uang adalah alasan utama mengapa Sydney menjadi lebih mahal.

EDITOR: Nicolaus