KABAR viral minyak goreng tumpah di laut sebanyak 2.500 ton menyebar di media sosial. Informasi itu menyebar dengan menggunakan rekaman amatir. Menurut keterangan tersebut, minyak yang tumpah itu adalah minyak goreng merek Bimoli.
”Viral Video Minyak Goreng 2.500 Ton Tumpah Senilai Rp37 Miliar, Netizen: Langsung Dibayar Tunai akibat Dzolimi Rakyat,’’ tulis akun Facebook Dimaz As pada 20 Maret 2022.
Rekaman 28 detik yang memperlihatkan cairan kekuningan mirip minyak itu tercecer di dek kapal. Katanya, kerugian mencapai Rp 37 miliar (bit.ly/2500TonMigor).
Informasi itu juga menyertakan tautan sebuah website, beritaislam.org. Tapi saat tautan tersebut dikunjungi, website sudah tidak berfungsi dan tak ada keterangan satu pun atas minyak goreng tumpah itu.
Saat ditelusuri, informasi tersebut rupanya menyesatkan. Kaltim Post (Jawa Pos Group) mengabarkan bahwa informasi minyak goreng tumpah sebanyak 2.500 ton itu palsu. Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombespol Indra Lutrianto Amstono yang memastikan informasi itu tidak benar. ”Video tersebut hoaks,” katanya saat dikonfirmasi Kaltim Post, Selasa (22/3).
Pihaknya kemudian menelusuri akun Candra Sasmita (@candrasurveyor91) yang menyebar info lewat medsos itu. ’’Kami telusuri dan klarifikasi pada Candra, juga pada Jaya Budiansyah, ternyata informasi video TikTok yang viral itu hoaks.”
Cairan kuning keemasan itu bukanlah minyak goreng, melainkan minyak inti sawit. Jaya Budiansyah, penanggung jawab PT Kutai Refinery Nusantara, juga menyebut minyak yang tumpah itu hanya sekitar 50 liter di atas dek Tongkang Kahuripan (TK) 207 di Jetty 2C PT Kutai Refinery TK. Anda dapat membaca kaltim.prokal.co di bit.ly/BukanMigor.
Sementara itu, akun Facebook resmi Direktorat Polair Kaltim menyebut minyak yang tumpah adalah minyak crude palm kernel oil (CPKO). CPKO merupakan minyak inti sawit kasar dan bukan minyak goreng. ”Jumlah tumpahan 50 liter, bukan 2.500 ton,’’ tulis akun tersebut Kamis (24/3).
Akun itu juga menyebut bahwa pembuat video a.n. Candra Sasmita, ABK TK Kahuripan 207, dan pemilik akun Tiktok @candrasurveyor91 tersebut meng-upload video karena keisengan semata. Anda dapat melihatnya di bit.ly/KeisenganSemata.
FAKTA
Cairan keemasan mirip minyak itu bukan minyak goreng. Melainkan minyak inti sawit kasar. Jumlahnya 50 liter, bukan 2.500 ton.