← Beranda

Tips Antisipasi Tidak Bocornya Data di Akun Facebook

Ilham SafutraJumat, 6 April 2018 | 21.35 WIB
Pengguna Facebook disarankan untuk tidak menyambungkan akunnya dengan aplikasi lain.

JawaPos.com - Meski pencurian data Facebook terjadi pada 2013 dan 2014, ada kemungkinan praktik tersebut masih terjadi sampai sekarang. Karena itu, pengguna Facebook tetap harus waspada. Salah satunya adalah tidak sembarang login alias menyambungkan akun Facebook kita dengan aplikasi tertentu.


Peneliti keamanan siber Communication and Information System Security Research Center (CissRec) Ibnu Dwi Cahyo mengungkapkan, salah satu modus penyalahgunaan data Facebook adalah memainkan kuis dari pihak ketiga. Biasanya, kuis tersebut sekadar untuk bahan bercanda. Dan, hasil kuis itu bisa di-posting ke halaman Facebook kita.


"Misalnya, kuis seperti menilai wajah kita mirip artis siapa atau usia sekian akan seperti tokoh siapa," ujar Ibnu.


Menurut dia, aplikasi atau game seperti itu biasanya akan meminta pemberitahuan apakah mereka boleh mengakses data di Facebook atau tidak.


Celakanya, ketentuan itulah yang biasanya tidak dibaca dengan saksama oleh pengguna Facebook. Lantaran kebelet ingin main game atau kuis, pengguna asal tekan tombol yes (ya) atau next (berikutnya).


"Yang seperti itu bisa mengakses data di Facebook. Termasuk data kontak pribadi kita," jelas dia. Misalnya, data tanggal lahir, e-mail, fan page yang disukai di Facebook, hingga list daftar teman kita di Facebook.


Sebagai langkah pencegahan, pengguna media sosial itu bisa menghapus atau membatasi hak akses informasi data pada aplikasi. Cara itu bisa Anda lakukan sendiri. Bisa via aplikasi Facebook di ponsel maupun via website Facebook.


Caranya sederhana. Anda cukup masuk ke menu setting alias pengaturan pada laman Facebook. Setelah itu, untuk versi mobile, Anda tinggal cari account setting atau pengaturan akun. Lalu, lanjutkan dengan memencet tulisan Apps.


Sementara itu, untuk versi website, Anda bisa langsung menuju ke tulisan application (aplikasi). Nah, kemudian, Anda masuk ke menu logged in with Facebook (masuk dengan Facebook). Jika kerap login ke sebuah aplikasi lewat Facebook, di menu tersebut Anda akan menjumpai deretan nama aplikasi pihak ketiga yang pernah Anda gunakan.


Aplikasi-aplikasi itulah yang rentan mengakses dan memanfaatkan data pribadi Anda di Facebook. Anda bisa mencentang aplikasi itu, lalu tekan remove alias hapus. Atau, kalau Anda masih merasa butuh dengan aplikasi tersebut atau ingin membiarkan aplikasi itu tersambung dengan Facebook Anda, cobalah kurangi hak aksesnya.


Caranya, tekan tulisan view atau lihat (untuk versi mobile). Sedangkan untuk versi website, Anda bisa tekan gambar pensil (akan keluar tulisan edit settings atau edit pengaturan).


Biasanya akses yang bisa dilakukan pihak ketiga terhadap Facebook kita adalah profil kita, daftar pertemanan, tanggal lahir, dan alamat e-mail. Nah, Anda bisa hilangkan centang-centang yang ada di sana. Semuanya bisa dihilangkan, kecuali akses terhadap profil kita. Kalau ingin menghilangkan akses terhadap profil kita, ya terapkan cara di atas. Yakni, me-remove atau menghapus aplikasi tersebut dari Facebook kita. 

EDITOR: Ilham Safutra