← Beranda

Fitur Baru Android 11 yang Bakal Diluncurkan Akhir 2020

Edy PramanaJumat, 21 Februari 2020 | 23.50 WIB
Photo
JawaPos.com - Google dalam sistem operasi atau OS terbarunya terbiasa merilis developer preview atau pratinjau untuk pengembang. Itu dilakukan sebelum dirilis secara umum. Kali ini giliran Android R atau Android 11 yang mulai dirilis developer preview-nya.

Android 11 sementara masih dalam fase pengembangan sebelum akhirnya dirilis akhir 2020. Sebagaimana dilansir JawaPos.com dari GSMArena, Jumat (21/2), ada cukup banyak fitur baru yang terlihat pada Android 11. Berikut beberapa fitur baru untuk PS Android anyar tersebut.

Konektivitas
Pertama ada fitur konektivitas terbaru dan tentunya mendukung 5G. Meski secara teknis Android 10 mendukung 5G juga, versi baru ini akan menghadirkan Aplication Programming Interface (API) konektivitas yang diperbarui. Sehingga pengembang dapat mengambil keuntungan lebih banyak lagi dari peningkatan kecepatan dan latensi yang ditawarkan 5G.

Pengembang dapat memeriksa apakah koneksi tidak diukur, dan jika ada, maka aplikasi dapat menawarkan resolusi yang lebih tinggi atau kualitas yang dapat menggunakan lebih banyak data. Ini membantu pengembang mengidentifikasi operator yang menawarkan data yang benar-benar tidak diukur saat terhubung ke 5G.

Ada juga API penaksir bandwidth yang memudahkan pengembang untuk mencari tahu berapa banyak bandwidth hilir atau hulu tersedia. Tanpa aplikasi perlu poling sendiri atau menghitung estimasi sendiri.

Peningkatan layanan penyaringan panggilan juga dimasukkan, serta peningkatan API saran Wi-Fi, dan peningkatan Passpoint.

Dukungan Layar Baru
Selanjutnya, Android 11 juga menawarkan fitur dan dukungan untuk layar baru semisal layar berlubang atau layar melengkung. Aplikasi di OS Android 11 disebut dapat mengelola layar-layar jenis baru tersebut dengan menggunakan API potongan tampilan yang ada. Ini memungkinkan aplikasi menggunakan seluruh layar, misalnya layar melengkung sampai ke bagian tepinya.

Notifikasi
Kemudian ada fitur notifikasi atau pembaruan yang ditingkatkan. Meski belum fix, kali ini akan ada bagian percakapan khusus dalam area pemberitahuan, untuk obrolan yang sedang berlangsung dalam bentuk bubble.

Bubble tersebut adalah cara untuk menjaga agar percakapan tetap terlihat dan dapat diakses saat Anda melakukan hal-hal lain di ponsel Anda.

Jika suatu aplikasi mendukung penyalinan dan tempel gambar, maka di Android 11 akan dapat memasukkan gambar ke dalam balasan notifikasi. Di developer preview pertama ini, ada dukungan penyalinan gambar yang bisa langsung terkoneksi ke Chrome, dan dukungan tempel gambar melalui Gboard.

Privasi dan Izin
Dari segi privasi, developer preview memperlihatkan izin satu kali baru untuk lokasi, serta untuk penggunaan mikrofon dan kamera. Ini berarti aplikasi dapat mengakses izin sampai Anda menjauh dari aplikasi, dan kemudian mereka harus bertanya lagi kepada Anda.

Selain itu, akhir tahun ini aplikasi di Play Store hanya akan diizinkan untuk meminta data lokasi Anda di latar belakang dengan izin Google. Pada 3 Agustus nanti, semua aplikasi baru yang dikirimkan ke Play Store yang mengakses lokasi latar belakang harus disetujui, dan mulai 2 November semua aplikasi yang meminta lokasi latar belakang harus disetujui oleh perusahaan atau mereka akan pergi dari Play Store. Ini adalah perubahan besar karena berdampak pada semua versi Android, bukan hanya 11.

Terkait izin, Android 11 akan 'mencegah' permintaan berulang untuk izin dalam kelompok izin tertentu. Jika Anda mengetuk Tolak dua kali untuk izin tertentu, selama masa instalasi aplikasi pada perangkat, ini akan dipahami oleh sistem untuk juga berarti 'jangan tanya lagi'.

Pengaturan Cepat Baru
Tema gelap akan dapat dinyalakan dan dimatikan secara otomatis berdasarkan waktu hari. Apakah gelap ketika matahari terbenam dan terang ketika matahari terbit lagi, atau hanya interval kustom yang disuka.

Lain-lain
Ada juga Neural Networks API baru yang memperluas operasi dan kontrol yang tersedia untuk pengembang, serta banyak peningkatan keamanan. Pengembang mendapatkan proses dan alat baru untuk meminimalkan dampak pembaruan platform pada aplikasi mereka.

Aplikasi dapat menggunakan API baru untuk menonaktifkan getaran dari nada dering, alarm, atau pemberitahuan saat sesi pengambilan kamera aktif. Selain itu tag metadata memungkinkan mode bokeh pada permintaan pengambilan kamera pada perangkat yang mendukungnya.
EDITOR: Edy Pramana