JawaPos.com - Kecamatan Kebomas merupakan wilayah penting di Kabupaten Gresik. Lokasinya yang strategis menjadi salah satu pusat perekonomian di Kota Pudak.
Bahkan, Kecamatan Kebomas menjadi kawasan pemerintahan lantaran banyak berdiri kantor serta pelayanan publik.
Namun, kata Kebomas sendiri memiliki cerita yang menarik bagi masyarakat Gresik. Dilihat dari struktur kata, Kebomas memiliki arti kerbau berwarna emas.
Masyarakat zaman dulu menyebutnya sebagai kebo bule. ’’Cerita tersebut berkaitan dengan karamah yang dimiliki Sunan Giri,’’ ujar Kepala Disparekrafbudpora Gresik Saifudin Ghozali.
Nah, pada zaman kerajaan dulu, Sunan Giri berkeinginan untuk menyebarkan Islam dengan menaklukkan Kerajaan Majapahit. Namun, Raden Brawijaya selaku raja Majapahit menantang Sunan Giri dengan mendatanginya.
’’Tujuannya, melihat seberapa pantas Kerajaan Giri Kedaton yang dipimpin Sunan Giri bisa menaklukkan kerajaan besar seperti Kerajaan Majapahit,’’ jelas Ghozali.
Saat Raden Brawijaya datang, dia diperlihatkan dengan kekayaan Kerajaan Giri Kedaton secara kasatmata. Tepatnya saat melihat sekitar danau yang terdapat puluhan kerbau.
Berkat kesaktian Sunan Giri, kerbau-kerbau itu terlihat layaknya kerbau berbalut emas. ’’Raden Brawijaya pun takjub dan mengakui kebesaran Kerajaan Giri Kedaton,’’ bebernya.
Sejak saat itu, kawasan tersebut dikenal sebagai daerah Kebomas. Bahkan, saking hebatnya kisah tersebut, simbol kerbau berwarna emas dijadikan lambang khusus bagi pemerintahan dan instansi di Kabupaten Gresik.
’’Salah satunya, logo milik BUMN produsen pupuk. Yakni, PT Petrokimia Gresik,’’ terang mantan kepala dinas kesehatan itu.
Lambang tersebut merupakan bentuk penghargaan perusahaan kepada wilayah domisili, yakni Kecamatan Kebomas, yang juga merupakan simbol sahabat bagi para petani.
’’Memiliki sifat loyalitas, tidak buas, pemberani, dan giat bekerja,’’ ujar Ghozali. (yog/c12/diq)