JawaPos.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang Kebomas mengajak para guru menjaga kesehatan untuk menunjang pendidikan. Sabtu (6/12), para pengajar jenjang SD, SMP hingga SMA se-Kecamatan Kebomas jalan sehat bersama dalam peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80.
Kegiatan itu diawali senam bersama di halaman SMPN 20 Gresik. Setelah senam 750 guru itu kemudian memulai jalan sehat sejauh 5 kilometer. Selain menjaga kebugaran tubuh, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan solidaritas antarpendidik di wilayah Kebomas.
Rangkaian acara semakin meriah dengan sejumlah penampilan dan agenda sosial, di antaranya drumband, tari kolosal, paduan suara, dan atraksi pasus paskibraka dari siswa yang menampilkan kedisiplinan dan kekompakan. Tidak hanya hiburan, kegiatan ini juga diisi dengan santunan anak yatim. Selain itu juga diberikan Anugerah Guru Prima kepada guru-guru berprestasi dan berdedikasi untuk memajukan pendidikan di Kota Pudak.
Ketua PGRI cabang Kebomas Djoemadi menyampaikan bahwa jalan sehat dan rangkaian kegiatan lainnya merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para pendidik sekaligus sarana menumbuhkan kebersamaan.
“Guru adalah garda terdepan pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kebersamaan, semangat hidup sehat, dan kegembiraan bagi seluruh pendidik,” ujarnya.
Ketua PGRI Kabupaten Gresik Beri Avita Prasetya mengatakan bahwa kekompakan guru menjadi modal penting dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik. “PGRI menjadi rumah besar bagi guru. Kebersamaan seperti ini akan memperkuat profesionalisme dan semangat berinovasi guna mewujudkan pendidikan yang unggul,” ujarnya.
Baca Juga: Target Masuk 3 Besar dengan Minimal 80 Emas di SEA Games 2025, Realistis atau Angan-angan Semata?
Mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, PGRI Cabang Kebomas berharap peringatan tahun ini menjadi pendorong bagi seluruh pendidik untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat kolaborasi, dan berkontribusi mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.