JawaPos.com - Awal September jadi momen berharga bagi Perhimpungan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra. Pasalnya, PPPK Petra menerima penghargaan dalam acara Jawa Pos 7th Most Popular Brand of the Year 2024. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh CEO Jawa Pos Media Leak Kustiyo kepada Kepala Humas, Marketing, dan Kerja Sama PPPK Petra Pipit Kiswieantoro SKom di Balai Kartini Jakarta, 3 September lalu.
Dijelaskan oleh Direktur Eksekutif PPPK Petra Ir Hengkie Porawouw MBA, pihaknya mendapat penghargaan dalam kategori khusus lembaga pendidikan area Jawa Timur. PPPK Petra menjadi salah satu sekolah terpopuler yang difavoritkan masyarakat.
Hal itu jadi kebanggaan tersendiri bagi PPPK Petra. Kini lembaga pendidikan itu menginjak usia 73 tahun. Bukan hal mudah untuk bertahan dan tetap mendulang kepercayaan masyarakat luas. Terlebih, di tengah munculnya berbagai sekolah baru dengan beragam program yang ditawarkan.
“Nyatanya, PPPK Petra masih dipercaya orang tua sebagai tempat menempuh pendidikan bagi anak-anaknya. Ini sekaligus hasil nyata komitmen kami untuk selalu mempertahankan kualitas pembelajaran,” ungkap Hengkie.
Penghargaan tersebut bukan muara, namun bakal jadi pelecut semangat PPPK Petra untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya. Baik dari segi kurikulum, kualitas pengajar, fasilitas pembelajaran, dan kegiatan penunjang. Dalam semangatnya membangun sumber daya manusia, PPPK Petra menyediakan english native teacher.
PPPK Petra memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan visinya. Yakni, menjadi lembaga pendidikan Kristen yang holistik, inspiratif, dan berprestasi dengan sepenuh hati bagi Tuhan serta sesama. Pendidikan holistik merupakan pendidikan yang menyeluruh, membangun secara utuh dan seimbang pada tiap peserta didik.
Dalam menghidupi pendidikan holistik itu, PPPK Petra mengedepankan 5 aspek sasaran pengembangan. Kelima aspek itu adalah P-E-T-R-A yang merupakan akronim dari Physical growth, Emotional intelligence, Talent development, Relationship with God, dan Academic excellence.
Ditambahkan oleh Pipit Kiswieantoro, PPPK Petra juga menerapkan program pemerintah Kurikulum Merdeka yang kini menjadi ciri khas Petra era Society 5.0 berbasis budaya organisasi melalui nilai-nilai RAISE dan Profil Pelajar Pancasila. RAISE sendiri merupakan kependekan dari Respect, Advance, Internalize, Share, dan Empower.
“Maka dari itu, kami tidak berhenti berinovasi. Kami selalu mengajak para siswa untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan siap menghadapi perubahan kemajuan pendidikan. Tak ketinggalan, para guru dan tenaga kependidikan pun, juga dibekali dengan pelatihan. Tujuannya satu, demi membawa perubahan yang baik di lingkungan PPPK Petra, khususnya bagi peserta didik,” pungkas Pipit. (ree)