← Beranda

Lima Jalan di Gresik Ini Juga Diajukan Jadi Kawasan Heritage

M SholahuddinMinggu, 29 Januari 2023 | 00.35 WIB
Photo
JawaPos.com- Tujuh ruas jalan di wilayah Kota Gresik, sudah ditetapkan sebagai kawasan heritage. Disebut Bandar Grissee, adopsi dari kolonial Belanda. Kawasan itu telah direvitalisasi dengan dana APBN. Lebih indah dan tertata. Jadi, salah satu destinasi wisata kota lama.

Tahun ini, Pemkab Gresik mengajukan lagi sejumlah ruas jalan lain. Yakni, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Raden Santri, Jalan Nyai Ageng Arem-Arem, Jalan KH Cholil, dan Jalan Nyai Ageng Pinatih. Namun, revitalisasi lima jalan tersebut sepertinya tidak bisa langsung tahun ini. Pemkab masih membuat sejumlah opsi perencanaan untuk diajukan.

Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatus Sadiyah menyatakan, saat ini rencana untuk melanjutkan perluasan kawasan Bandar Grissee masih dalam pembahasan di Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah perencanaan. Nanti dari perencanaan itu disesuaikan anggaran yang tersedia dari APBN. ’’Belum tahu, ini masih dibahas di BPPW. Yang jelas, kami sudah siapkan beberapa opsi nanti yang dilanjutkan di ruas mana. Yang memmilih pihak balai,’’ ucap Ida.

Meski demikian, pihaknya ingin lima ruas itu bisa sepenuhnya dikerjakan tahun ini. Di lima ruas jalan itu juga banyak potensi wisata budaya. Bangunan-bangunan tua dan memiliki sejarah peradaban bangsa.

Termasuk terdapat wisata religi seperti makam Nyai Ageng Pinatih, sosok perempuan yang pernah menjadi Syahbandar Gresik. Beliau juga ibu angkat Sunan Giri. Lalu, Raden Santri atau Sayyid Murtadlo yang merupakan kakak dari Sunan Ampel.

Sebelumnya, ketujuh ruas kota lama yang sudah direvitalisasi adalah Jalan Basuki Rahmad, Jalan Malik Ibrahim, Jalan KH Agus Salim, Jalan KH Zubair, Jalan Setiabudi, Jalan AKS Tubun, dan Jalan Kramat Inggil.

Di kawasan tersebut memang terdapat sejumlah destinasi wisata budaya. Mulai kelenteng, gereja lama, hingga makam salah satu Wali Songo, yakni Maulana Malik Ibrahim. Juga, banyak kuliner atau makanan khas Gresik.
EDITOR: M Sholahuddin