← Beranda

Heboh, Tiba-Tiba Keluar Asap Panas di Depan Rumah Warga Sidoarjo

M SholahuddinKamis, 20 Oktober 2022 | 18.14 WIB
Photo
JawaPos.com- Warga Perumahan Griya Candramas, Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Rabu (19/10) dihebohkan dengan kejadian aneh. Asap keluar dari dalam tanah di halaman depan rumah seorang warga. Tidak hanya itu, tanah dan batu di titik keluarnya asap tersebut juga tiba-tiba menjadi panas.

Reynita Carlina dan suami kali pertama mengetahui kepulan asap di tanah depan rumahnya. Rere –sapaan akrabnya– menjelaskan bahwa sekitar pukul 07.00 suaminya merokok di ruang tamu. Setelah selesai merokok, dia masuk.

Tidak lama kemudian, Rere yang hendak keluar rumah melihat kepulan asap keluar dari tanah di bawah beton lampu kompleks. ”Saya tanya ke suami, ’Itu rokokmukah?’ Dia jawab bukan. Rokoknya sudah dimatiin katanya,” ujar perempuan 28 tahun tersebut.

Kemudian, karena khawatir asap itu beracun atau gas bocor, Rere memanggil suami dan warga kompleks untuk memeriksa. Beberapa warga lantas menggali tanah di titik asap tersebut keluar. Setelah tanah digali sekitar 30–40 sentimeter, makin banyak asap yang keluar. ”Saya pegang tanah dan batu di atasnya panas,” katanya.

Karena tidak ingin mengambil risiko, Rere memanggil lurah setempat dan Reskrim Polsek Sedati untuk memeriksa lokasi tersebut.

Asap yang keluar dari tanah itu tidak membubung tinggi. Hanya setinggi 15–40 sentimeter. Walau memiliki hawa panas, asap yang keluar tersebut tidak berbau sama sekali. ”Di sini juga tidak ada saluran pipa gas PGN ataupun sambungan listrik bawah tanah,” jelas Rere.

Kanitreskrim Polsek Sedati Iptu Sudarso saat dimintai konfirmasi kemarin membenarkan adanya kepulan asap tersebut. Dia dan lurah Pepe lantas mendatangi TKP sekitar pukul 09.00. ”Bukan asap dari kebocoran gas atau semacamnya,” ungkapnya.

Kemudian, lurah dan beberapa orang lainnya mencoba memberikan air ke titik asap tersebut. Pada pukul 10.00, asap sudah berhenti keluar. ”Kami sampaikan, kalau beberapa jam ke depan masih ada gas yang keluar, bisa hubungi petugas,” tutur Sudarso.

Sementara itu, saat hujan turun pada pukul 10.30, Rere mencoba menutupi titik api tersebut dengan jas hujan. Saat hujan reda pada pukul 11.30, dia membukanya dan memang asap sudah tidak keluar. Namun, tanah masih terasa hangat. ”Panasnya udah reda. Ini sekarang hangat kayak suhunya orang demam,” ungkapnya.

BPBD Sidoarjo baru menerima laporan dari camat setempat. Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo menjelaskan bahwa kepulan asap yang keluar dari dalam tanah beberapa kali memang pernah terjadi seperti di Candi, Taman, dan Sedati.

Kebanyakan penyebab kejadian tersebut sebelumnya, menurut Dwijo, sambungan listrik bawah tanah. ”Namun, ini berbeda. Saya konfirmasi ke PLN, katanya tidak ada kabel listrik bawah tanah,” terangnya.

Hingga kemarin sore, pihaknya berupaya mencari tahu penyebab kemunculan asap panas di tanah depan rumah warga. ”Kami akan coba gali dan cari tahu dulu,” tandasnya.
EDITOR: M Sholahuddin