JawaPos.com–Pembangunan saluran air ke laut sebagai upaya mengantisipasi banjir di Jalan Kedung Cowek, Kenjeran, Kota Surabaya, memacetkan lalu lintas ke arah Jembatan Suramadu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, pihaknya melakukan pengalihan arus lalu lintas di lokasi pembangunan saluran air di Jalan Kedung Cowek sejak Senin (6/12). ”Selain pengalihan arus, kami juga melakukan pemasangan rambu lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan di lampu merah Jalan Kedung Cowek,” kata Irvan seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Selasa (7/12).
Menurut dia, petugas Dishub melakukan pemasangan rambu lalu lintas di Jalan Kedung Cowek dari arah Jembatan Suramadu menuju ke Jalan Nambangan. Tujuan pemasangan rambu lalu lintas itu, untuk memberikan informasi jalan alternatif.
Sehingga, para pengemudi yang melintas dari arah Madura menuju Surabaya, bisa melalui jalan alternatif itu. ”Sudah kami pasang tanda panah untuk mengarahkan ke Jalan Nambangan dan ada tanda peringatan pengerjaan jalan di lampu merah Kedung Cowek,” ujar Irvan.
Irvan mengatakan, akan terus memantau lalu lintas di Jalan Kedung Cowek. Sehingga jika ada antrean panjang, pihaknya mengalihkan arus lalu lintas menuju Jalan Nambangan.
”Kemudian nanti bisa lewat Jalan Merr atau Jalan Soekarno supaya tidak menumpuk di satu titik,” terang Irvan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Erna Purnawati sebelumnya mengatakan, pengerjaan saluran itu untuk menindaklanjuti keluhan warga di kawasan Kelurahan Gading. Sebab, di kawasan tersebut sering terjadi genangan air dan lama surut ketika hujan.
”Pemkot Surabaya membuatkan saluran baru agar terkoneksi dengan saluran air yang mengarah ke Jembatan Suramadu,” tutur Erna.
Proses pengerjaan saluran di Jalan Kedung Cowek selama empat hari kemarin, tidak ada kendala yang signifikan. Meskipun sempat terhalang pipa air PDAM, akan tetapi sudah bisa teratasi dengan baik. Sehingga, pengerjaannya dapat dilanjutkan sampai beberapa hari ke depan.