← Beranda

Market Migor Curah di Surabaya dan Madura Dilirik Investor Asal Amerika Serikat

Dimas Nur ApriantoJumat, 24 November 2023 | 05.47 WIB
Apmigo, mesin minyak curah digital dengan sistem hampir serupa pembelian BBM di SPBU.

JawaPos.com–Kebutuhan minyak goreng (migor) curah di Surabaya dan Madura mengerek profit dari market yang positif. Karena itu, Surabaya dan Madura masuk dalam jajaran top two investasi dari perusahaan asing.

Perusahaan investasi asal Amerika, TSL Brother mulai melirik potensi mesin minyak curah digital Apmigo buatan Indonesia yang dipasarkan di Surabaya dan Madura.

Perwakilan TSL Brother Mr Thomas Lee mengatakan, Surabaya dan Madura mempunyai market share yang positif. Pemanfaatan teknologi menjadi penentu dalam mengerek market.

”Memang tantangannya harus diselaraskan lebih ke teknologi dan koneksi supaya tidak ada hambatan saat orang melakukan pembelian,” terang Mr Thomas Lee di Navy Mart, Aloha, Sidoarjo.

Co Founder Apmigo Mariyam mengatakan, pihaknya tak berhenti mengedukasi masyarakat terkait keamanan dalam penggunaan migor curah. Sebab, migor curah memiliki klasifikasi atau standardisasi tertentu.

”Apmigo ini merupakan mesin minyak curah digital dengan sistem hampir serupa pembelian BBM di SPBU,” ujar Mariyam.

Menurut Mariyam, saat ini, market migor di Surabaya dengan Madura bersaing. Hingga 2023, Mariyam menyampaikan bahwa pihaknya terus menjaga pasar.

”Sporadis ke beberapa wilayah terus dilakukan. Next project pasar Jawa Tengah dan Jakarta,” imbuh Mariyam.

Catatan PT Perkebunan Nusantara (PTPN), rata-rata kebutuhan migor masyarakat Indonesia per tahun 5 juta liter. Namun, untuk kelompok masyarakat diperkirakan menggunakan 2 juta liter.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah