JawaPos.com–Chintya, remaja Surabaya yang viral karena berjualan peyek dengan merangkak, tak pernah menyangka jika banyak orang penting yang datang di kehidupannya di pertengahan 2023.
Berikut beberapa fakta tentang Chintya yang dirangkum JawaPos.com, antara lain:
- Tidak melanjutkan pendidikan dan berhenti di jenjang SMP
Chintya memiliki semangat untuk belajar yang tinggi. Namun, semangatnya itu terbentur dengan kondisi finansial keluarga.
Pada 2019, ayahnya didiagnosis kanker tenggorokan. Finansial keluarganya porak-poranda. Sumiyati, ibu dari Chintya, bingung bisa melanjutkan pendidikan sekolah untuk anaknya atau tidak. Karena biaya SPP dan uang gedung yang tak murah.
”Akhirnya, ya Chintya memutuskan tidak melanjutkan sekolah di jenjang SMA/sederajat. Karena ada adiknya juga dan kebutuhan berobat ayahnya,” ungkap Sumiyati.
- Pengen melanjutkan pendidikan di jenjang universitas dan ingin menjadi dokter
Saat ini, Chintya melanjutkan pendidikan di jenjang berikutnya dengan paket C. Chintya berkeinginan menjadi seorang dokter, jika sudah mendapatkan ijazah dari paket C.
- Berjualan peyek dengan merangkak bukan keinginan keluarga
Sebelum video Chintya yang berjualan peyek merangkak dan viral, Sumiyati mengatakan bahwa dirinya berjualan peyek di RS Premier Nginden. Chintya diajak salah satu yayasan untuk penggalangan dana dengan mengambil video sambil berjualan peyek. Chintya mengiyakan dan memperbolehkan.