← Beranda
Kekayaan Islam Makhachev Diprediksi Tembus Rp 117 Miliar, Masih Kalah dari Khabib Nurmagomedov!
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 16 November 2025 | 17.27 WIB
Islam Makhachev dan Khabib Nurmagomedov jadi petarung fenomenal UFC. (Instagram @khabib_nurmagomedov)
 

JawaPos.com — Kekayaan Islam Makhachev diprediksi menembus Rp 117 miliar dan angkanya terus naik seiring performanya di UFC. Angka itu tetap belum bisa menyaingi pundi-pundi Khabib Nurmagomedov yang masih jauh di atasnya.

Islam Makhachev kini menjadi salah satu ikon UFC dengan rekam jejak yang hampir sempurna. Ia hanya sekali kalah sepanjang karier dan sisanya dilalui dengan dominan.

Perjalanan panjang Makhachev dimulai dari Dagestan, Rusia, tempat ia tumbuh bersama Khabib. Keduanya ditempa bersama di bawah asuhan Abdulmanap Nurmagomedov yang sangat disiplin.

Islam bahkan sempat bekerja sebagai security demi menyambung hidup. Meski begitu, atasannya memberinya izin berlatih hingga akhirnya ia benar-benar fokus mengejar karier profesional.

Ia sempat bertarung di M-1 Global, ProFC, dan M-1 Challenge sebagai pemanasan sebelum masuk panggung besar. Kesempatan besar itu datang pada Mei 2015 ketika ia debut di UFC.

Pertarungan debutnya berakhir manis setelah menaklukkan Leo Kuntz. Kekalahan baru datang lima bulan kemudian saat menghadapi Adriano Martins.

Hasil itu ternyata menjadi satu-satunya noda dalam catatan karier Makhachev. Setelahnya ia melaju dengan 15 kemenangan beruntun dan tampil makin matang.

Puncaknya tiba pada Oktober 2022 saat Makhachev menumbangkan Charles Oliveira. Kemenangan itu mengantar dirinya menjadi juara dunia kelas ringan untuk pertama kali.

Islam tidak berhenti sampai di situ karena sabuk juara itu berhasil dipertahankan empat kali. Ia menaklukkan Alexander Volkanovski dua kali, lalu mengatasi Dustin Poirier dan Renato Moicano.

Deretan prestasi itu tentu berbanding lurus dengan pendapatan. Islam disebut menerima 500.000 hingga 2 juta dolar AS tiap kali naik ke Octagon.

Pendapatan terbesarnya datang dari duel melawan Volkanovski pada Oktober 2023. Pertarungan itu memberi Makhachev 1.492.000 dolar AS atau sekitar Rp 24,9 miliar.

Total pendapatan Makhachev sepanjang tampil di UFC mencapai 8,842 juta dolar AS. Angka itu setara Rp 147 miliar dan menempatkan dirinya sebagai salah satu petarung dengan bayaran tertinggi.

Walau begitu, kekayaannya masih kalah jauh dari sang mentor Khabib Nurmagomedov. Khabib mengumpulkan 22,9 juta dolar AS selama berkarier atau sekitar Rp 383 miliar.

Jika dihitung dari keseluruhan aset, jaraknya makin mencolok. Kekayaan bersih Khabib diperkirakan mencapai 40 juta dolar AS atau sekitar Rp 669 miliar.

Khabib meraih pendapatan besar saat aktif bertarung, salah satunya dari duel melawan Dustin Poirier yang menghasilkan 6,8 juta dolar AS. Pertarungan spektakuler itu menjadi salah satu bayaran tertinggi sepanjang kariernya.

Pendapatan Khabib tidak hanya berasal dari Octagon. Ia mendapat banyak pemasukan dari kerja sama dengan SalamPay, Gorilla Energy, Reebok, dan Toyota.

Setelah pensiun, Khabib mengembangkan bisnis dengan mendirikan liga MMA bernama Eagle Fighting Championship. Organisasi itu bahkan punya bisnis turunan berupa usaha makanan cepat saji bernama M-eat.

Selain berbisnis, Khabib juga aktif menjadi pembicara di berbagai acara. Tarifnya bisa mencapai 300.000 dolar AS atau sekitar Rp 5 miliar per hari.

Perbandingan kekayaan Makhachev dan Khabib kini menjadi sorotan karena keduanya berasal dari latar yang sama. Perjalanan dari Dagestan ke panggung dunia membuat kisah mereka semakin menarik.

Makhachev jelas masih punya jalan panjang untuk menyamai pencapaian Khabib. Pendapatannya terus naik setiap tahun, terutama karena performanya yang stabil sebagai juara.

Jika terus mempertahankan gelar dan menambah pertandingan besar, bukan tidak mungkin pundi-pundi kekayaannya akan melonjak.

Ia kini berada di daftar petarung berbayaran tinggi bersama nama besar seperti Conor McGregor, Jon Jones, hingga Alex Pereira.

Dalam daftar tersebut, McGregor memimpin dengan 39,3 juta dolar AS. Dominasi McGregor masih sulit disaingi petarung lain termasuk Khabib dan Makhachev.

Namun Makhachev sudah berada di jalur yang benar untuk menambah kekayaannya. Keberhasilannya mempertahankan sabuk lightweight menjadi modal terbesar untuk mendongkrak nilai kontrak.

Kenaikan popularitas Makhachev juga membuat peluang sponsor makin terbuka. Jika ia mengikuti jejak Khabib dalam membangun bisnis, kariernya bisa semakin menguntungkan.

Pada akhirnya, kekayaan Rp 117 miliar milik Makhachev adalah pencapaian besar untuk seorang petarung yang memulai karier dari Dagestan. Perjalanan menuju level Khabib memang masih panjang, tapi potensi itu kini tampak nyata.

EDITOR: Edi Yulianto