JawaPos.com– Antusiasme rakyat Australia saat menyaksikan bintang-bintang NBA tampil di negara mereka melampaui ekspektasi. Sebanyak 51.218 penonton memadati Marvel Stadium, Melbourne, kemarin dini hari. Itu kali pertama Team USA datang lagi ke Negeri Kanguru sejak 19 tahun silam atau saat Olimpiade Sydney 2000.
Pertandingan kemarin menjadi duel pertama Team USA melawan Boomers, julukan timnas basket Australia, dalam laga ekshibisi menjelang Kejuaraan Dunia FIBA 2019.
Kedua tim dijadwalkan kembali bertarung dini hari nanti. Setelah itu, sebelum terbang ke Tiongkok Kamis (29/8) untuk tampil di FIBA World Cup 2019, Kemba Walker dkk tampil sekali lagi melawan timnas Kanada di Qudos Bank Arena, Sydney.
’’Semua orang seperti keluar rumah malam ini,” ucap Patty Mills, bintang timnas Australia, seperti dilansir AP.
’’Fans menunjukkan dukungan maksimal. Ini sungguh pemandangan yang luar biasa,’’ tambah point guard San Antonio Spurs tersebut.
Sayang, laga itu meninggalkan kesan negatif. Di jagat dunia maya, banyak penonton yang menumpahkan kekecewaan terkait kelayakan Marvel Stadium yang sejatinya adalah lapangan sepak bola.
Alhasil, penonton merasa tidak puas. Mereka yang membayar mahal untuk tiket kursi yang paling dekat dengan lapangan tetap merasa duduk terlalu jauh. Belum lagi protes soal tempat duduk yang hanya berupa kursi plastik untuk penonton yang berada di bawah tribun.
’’Membayar AUD 1.500 (Rp 14 juta) untuk pertandingan Australia vs USA adalah lelucon,” cuit aktor Australia Russell Crowe yang datang ke Marvel Stadium, seperti dilansir The Sydney Morning Herald.
Dalam pertandingan itu, Team USA menumbangkan tuan rumah 102-86.