JawaPos.com – Lautan penuh dengan hewan atau makhluk aneh dan jarang terlihat. Namun, terkadang teka-teki dari kedalaman laut itu tersapu ke daratan.
Tak jarang, terdamparnya hewan atau makhluk lautan itu memecahkan sebuah misteri dan di lain waktu menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
Berikut adalah 10 penampakan hewan laut yang terdampar di pantai dunia mengutip dari Live Science sepanjang tahun 2023.
- Ikan sepak bola pasifik (Pacific footballfish)
Seekor ikan yang tampak mengerikan dengan kulit berduri terdampar di pantai di California Selatan dan tidak ada yang tahu alasannya.
Para ahli dari Departemen Ikan dan Margasatwa California mengidentifikasi makhluk mengerikan yang terdampar pada 17 Oktober di Pantai Moro, California sebagai ikan sepak bola pasifik betina (Himantolophus sagamius).
Anglerfish langka ini biasanya hidup di kedalaman 2.000 hingga 3.000 kaki (600 hingga 1.000 meter) di Samudera Pasifik.
- Paus pilot (Pilot whales) di Skotlandia
Pada bulan Juli, sekitar 55 paus pilot bersirip panjang (Globicephala melas) terdampar di pantai terpencil di Pulau Lewis di Skotlandia.
Di Pantai Traigh Mhor, pihak berwenang setempat berusaha berjam-jam untuk mengapungkan kembali paus-paus tersebut, tetapi hanya berhasil menyelamatkan satu paus. Sisanya disuntik mati.
Para peneliti menduga bahwa kawanan tersebut mengikuti seekor paus betina yang terdampar ketika mencoba untuk melahirkan.
- Hiu putih besar (Great white shark)
Pada 5 Oktober, seekor hiu putih besar yang tampak sehat terlihat meronta-ronta di perairan dangkal sebelum secara misterius terdampar di Pantai Broad Cave di Nova Scotia, Kanada.
Hewan tersebut akhirnya mati, dan bahkan setelah dibedah, para ilmuwan tidak tahu apa yang membunuh hewan tersebut.
- Ikan lanset hidung panjang (Longnose lancetfish)
Pada bulan Mei, seekor ikan kanibal bertubuh ramping muncul di pantai sepanjang pantai Oregon, salah satu dari beberapa ikan yang terdampar dalam waktu beberapa minggu.
Ikan ini adalah ikan lanset bermoncong panjang (Alepisaurus ferox) yang sulit ditangkap, spesies yang jarang terlihat dan hidup di kedalaman sekitar 650 hingga 3.300 kaki (200 hingga 1.000 meter) di barat daya dan tengah-tengah Samudera Pasifik.
Beberapa teori mengenai terdamparnya hewan ini mencakup penyakit, kondisi cuaca badai, dan guncangan suhu akibat perairan yang sangat dingin.
Baca Juga: 5 Penyebab Ikan Paus Sering Terdampar di Pantai
- Globster
Pada bulan September, sisa-sisa makhluk berwarna putih mirip putri duyung muncul di tepi Pulau Simberi di Papua Nugini yang mengejutkan penduduk setempat dan membuat para ilmuwan bingung.
Tubuhnya sudah membusuk, sehingga para ilmuwan tidak dapat mengidentifikasinya, tapi jelas itu adalah sejenis mamalia laut. Jika sisa-sisa hewan yang sulit diidentifikasi tersapu, mereka disebut globster.
- Hiu martil besar (Hammerhead shark) yang sedang hamil
Hiu martil besar (Sphyrna mokarran) ditemukan mati pada bulan April di dekat pantai Orange di Alabama. Setelah melihat lebih dekat, para peneliti di kelompok Ekologi Perikanan Laut Universitas Mississippi menemukan bahwa dia mengandung 40 bayi hiu.
Setelah dibedah, tim menemukan bahwa perut hiu itu benar-benar kosong, hal yang biasa terjadi pada hiu martil yang hamil, yang berbulan-bulan tidak makan.
Organ tubuhnya tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, sehingga peneliti menduga dia mati karena penangkapan ikan oleh manusia.
- Paus pilot (Pilot whales) di Australia Barat
Pada bulan Juli, sekitar 100 paus pilot terdampar di Pantai Cheynes di Australia Barat. Pakar satwa liar dan relawan dari Dinas Taman dan Margasatwa bekerja semalaman untuk mencoba memulangkan paus sebanyak mungkin menggunakan kain ketapel dan kapal untuk membawa mereka ke perairan yang lebih dalam.
Namun, pada penghujung hari, 51 paus telah mati.
Kawanan itu terlihat di perairan dangkal pada malam sebelumnya, berenang berkerumun. Menurut Kelompok Konservasi Paus dan Lumba-Lumba Inggris, terdamparnya banyak paus bisa terjadi karena paus pilot hidup dalam kelompok sosial yang ketat.
Jadi, ketika pemimpin kawanan melakukan kesalahan navigasi atau jatuh sakit, mereka akan memimpin kawanan lainnya ke pantai.
Baca Juga: Nelayan dan Tim Gabungan Selamatkan Ikan Paus Terdampar
- Hiu putih besar (Great white shark) terbelah menjadi dua
Pada bulan Oktober, hiu putih besar (Carcharodon carcharias) sepanjang 10 kaki (3 meter) ditemukan terbelah dua, mengeluarkan isi perutnya, dan meliputi DNA paus orca (Orcinus orca).
Para ilmuwan memastikan bahwa orca adalah pembunuhnya, karena mereka diketahui menyerang hiu putih besar.
- Hiu bermulut besar (Megamouth shark) yang sedang hamil
Untuk pertama kalinya, hiu bermulut besar (Megachasma pelagios) yang sedang hamil terdampar di Filipina, lengkap dengan anak-anaknya.
Penemuan tersebut menegaskan bahwa hiu itu tidak bertelur, melainkan melahirkan. Jasad hiu itu telah dibawa ke Museum Nasional Filipina untuk diawetkan dan dipelajari.
- Orca berkepala bulat (Bulbous-headed orca)
Sekelompok orca berkepala bulat yang misterius terdampar di Pantai Chili pada bulan Juni. Ini hanyalah penampakan kedua dari kelompok aneh tersebut.
Kasus terakhir orca Tipe D yang terdampar ini adalah terjadi 67 tahun lalu di Selandia Baru.