JawaPos.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengutuk keras serangan militer mengerikan yang dilakukan pasukan Israel pada final Abu Ammar Cup (Piala Palestina) antara Balata FC vs Jabal Al Mukabber, Kamis (30/3) malam lalu. Melalui pernyataan resmi pada Sabtu (1/4), AFC menyebut serangan Israel di Stadion AL-Shahid Faisal Al Husseini di kota Al-Ram, di bagian utara Yerusalem itu tidak beralasan dan mengerikan.
Gas air mata dan peluru yang dibungkus karet digunakan oleh pasukan Israel selama penyerangan, yang menyebabkan pertandingan dihentikan sementara. Pasalnya, sejumlah pemain dan suporter Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, menderita sesak napas karena menghirup gas air mata.
Mereka ada yang dirawat di pinggir lapangan dan sebagian lagi harus dilarikan ke rumah sakit.
“Kami mengutuk serangan pasukan Israel yang tidak dapat dibenarkan dan mengerikan terhadap para pemain sepak bola dan penggemar selama pertandingan final kejuaraan Abu Ammar antara tim Balata Center dan Jabal Al Mukaber di Stadion Internasional Faisal Al-Husseini di kota Al-Ram," sebut AFC seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).
AFC meminta komunitas internasional untuk mengakhiri kekerasan Israel terhadap rakyat Palestina. “Solidaritas yang gigih dengan Asosiasi Sepak Bola Palestina dan seluruh komunitas sepak bola di Palestina,” tutup AFC.
Kekejaman Israel sendiri menjadi topik hangat di Indonesia beberapa hari terakhir. Pasalnya, sejumlah pihak menolak negara tersebut tampil di Piala Dunia U-20 2023 yang berujung pada batalnya Indonesia jadi tuan rumah.