← Beranda
Rivalitas Ronaldo vs Messi Buat El Clasico Jadi Loyo
AndiSelasa, 1 September 2015 | 01.40 WIB
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

JawaPos.com - Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol di dua laga perdana Primera Division? Itu sudah pernah terjadi tiga kali dalam lima musim terakhir. 



Namun, apa jadinya apabila di dua laga awal tidak ada gol ataupun assists dari Ronaldo dan Lionel Messi? Fenomena tidak biasa itulah yang terjadi pada musim ini.



Sama-sama dimainkan Real Madrid dan Barcelona full time dalam dua laga, Ronaldo dan Messi seolah tidak bertaji. Bandingkan bagaimana performa duo ikon El Clasico itu dapat mendominasi dua laga musim 2014-2015 lalu. Baik Ronaldo ataupun Messi sama-sama bisa mencetak dua gol.



Hanya status sebagai top attempts dalam dua jornada Primera Division mereka dapatkan. Ronaldo dengan 16 shots, sedangkan La Pulga -julukan Messi- berkontribusi dengan 11 shots-nya dalam dua laga. 



"Hari ini terjadi peristiwa yang tidak pernah terjadi sebelum-sebelumnya. Dalam dua laga beruntun, Ronaldo dan Messi gagal mencetak gol," kicau akun Twitter @MisterChiping.



Performa Ronaldo yang paling kelihatan belum panas. Di balik pesta gol Los Blancos di Santiago Bernabeu menjamu klub debutan Real Betis pada Minggu dini hari kemarin (30/8), tidak satu pun kontribusi pemain berkebangsaan Portugal tersebut. Yang ada hanya nama Gareth Bale, James Rodriguez, dan Karim Benzema. Bale dan James mencatat brace.



Begitu juga untuk urusan assists. Lagi-lagi Bale, James, diikuti Casemiro dan Toni Kroos yang melakukannya. Di mana Ronaldo? Lebih dominan di depan area penalty Betis, lima kali shots on goal yang dia bukukan. Itu pun semuanya mampu diamankan oleh penjaga gawang Betis, Antonio Adan.



Dalam pernyataan persnya, Benitez menyebut ada sisi positif dari banyaknya percobaan winger kiri 30 tahun tersebut. 

"Apabila dia bersama tim ini terus menciptakan banyak peluang mencetak gol, maka tidak lama lagi gol darinya akan datang," ujar Benitez, sebagaimana dikutip dari Goal.



Bukan hanya dari sisi jumlah shots-nya, pemain dengan nickname CR7 itu termasuk di dalam pemain terbanyak melakukan dribbling. Bersama Marcelo dia dua kali melakukan dribbling sukses ke pertahanan Betis. 



"Sama seperti saat lawan Gijon, dia memberikan efek positif. Tidak ada yang meragukan kemampuannya," lanjut Benitez. 



Beda Real, beda pula dengan Barca. Juara bertahan Primera Division ini memang belum panas dalam dua laga awalnya. Dua kali main, hanya dua gol dibukukan Lionel Messi dkk. Itu pun satu di antaranya disumbangkan bek tengah seperti Thomas Vermaelen ke gawang Malaga di Camp Nou.



Kegarangan Messi bersama trio MSN musim lalu dengan 22 gol plus 56 assists belum terlihat. Hanya Luis Suarez yang mencetak gol pada laga perdana melawan Athletic Bilbao sepekan lalu. Bek Javier Mascherano menganggap belum panasnya Messi dan trio MSN hanya tinggal menunggu waktu.



Apalagi, baru pada laga kemarin komposisi trio MSN dimainkan menyusul sembuhnya Neymar dari penyakit gondok. 



"Secara keseluruhan, kami punya banyak peluang. Tapi tidak ada keberuntungan saja. Tunggu saja, gol-gol dari trio MSN segera hadir," ungkap Masche, dikutip dari AFP.



Satu hal positif yang bisa dipetik Luis Enrique dari melempemnya Messi ini adalah mulai konfidennya kapten timnas Argentina itu. Messi tidak lagi canggung untuk menahan bola seperti kebiasaannya. Sebanyak 114 sentuhannya jauh lebih baik dibandingkan 74 sentuhan di depan Bilbao sepekan lalu. (ren/ndi/JPG)

EDITOR: Andi