Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Laskar Mataram yang tengah berupaya keluar dari tren negatif.
Dalam lima laga terakhir, PSIM belum mampu meraih kemenangan dengan catatan tiga kali imbang dan dua kekalahan. Situasi ini membuat posisi mereka di papan klasemen belum beranjak signifikan.
Yusaku Yamadera mengakui waktu persiapan jelang laga terbilang singkat. Namun, pemain asal Jepang tersebut memastikan tim tetap fokus dan memahami apa yang harus dilakukan di lapangan.
“Kami tidak punya banyak waktu untuk persiapan. Tapi, kami sudah melakukan pertemuan tim dan tahu apa yang harus dilakukan. Kami siap memenangkan pertandingan,” ujar Yusaku dengan nada optimistis dikutip dari ileague.id.
Musim ini, Yusaku menjadi salah satu sosok penting di lini belakang PSIM. Ia telah tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.445 menit bermain. Konsistensinya membuatnya dipercaya sebagai palang pintu utama pertahanan tim kebanggaan suporter Yogyakarta tersebut.
Saat ini PSIM berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Kemenangan atas PSBS berpeluang mendongkrak posisi mereka naik dua tingkat, melewati Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang telah memainkan laga pekan ke-23 dan sama-sama mengoleksi 35 poin.
Meski secara klasemen terpaut cukup jauh, PSIM tak ingin meremehkan lawan. PSBS yang dijuluki Badai Pasifik saat ini berada di posisi ke-15 dengan 18 poin.
Mereka memiliki poin yang sama dengan Persijap Jepara yang menempati batas atas zona degradasi. Artinya, motivasi PSBS untuk mendapatkan poin di Sleman dipastikan sangat besar.
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat. PSIM membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa menembus papan atas, sementara PSBS berjuang menjauh dari ancaman degradasi.
Dengan semangat bangkit yang digaungkan Yusaku Yamadera, publik Maguwoharjo berharap tim tuan rumah mampu menjawab tantangan dan kembali tersenyum di akhir laga.