← Beranda

Pesan Haru Bonek ke Bruno Moreira: Bangun Kapten! Nikmati Lagi Gemuruh Gelora Bung Tomo Bersama Persebaya Surabaya

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 26 Februari 2026 | 19.47 WIB
Bruno Moreira mendapat pesan haru dari Bonek usai kemenangan Persebaya atas PSM di Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

JawaPos.com — Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2/2026) malam, menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya di pekan 23 Super League 2025/2026. Di balik tiga poin krusial itu, terselip pesan haru Bonek untuk sang kapten, Bruno Moreira.

Hasil tipis tersebut memutus tren negatif yang sempat membayangi Green Force dalam dua pertandingan sebelumnya. Stadion Gelora Bung Tomo kembali bergemuruh, menghadirkan energi yang lama dirindukan publik Surabaya.

Tiga poin di kandang sendiri punya arti besar untuk mentalitas tim. Green Force menjawab tekanan dengan performa agresif sejak menit awal laga.

Dominasi di babak pertama terlihat jelas dengan aliran serangan yang terus mengalir ke jantung pertahanan lawan. Peluang demi peluang tercipta, meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Di tengah atmosfer kemenangan itu, sorotan justru mengarah ke Bruno Moreira. Kapten Persebaya Surabaya tersebut dinilai belum menunjukkan performa terbaik dalam beberapa laga terakhir.

Salah satu fanbase, @onlinepersebaya, menyampaikan pesan terbuka yang langsung menyita perhatian di media sosial. Pesan itu bernada tegas, tetapi sarat dukungan dan harapan.

“Bruno Moreira mendapat sorotan karena penampilannya dibawah harapan dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Persebaya,” tulis @onlinepersebaya.

Kalimat pembuka itu menjadi refleksi kegelisahan sekaligus kepedulian suporter. Kritik disampaikan secara lugas tanpa bermaksud menjatuhkan.

“‎BANGUN, BRUNO.”

Dua kata singkat itu terasa seperti teriakan dari tribun Gelora Bung Tomo. Seruan yang keras, namun lahir dari rasa memiliki.

“Nikmati lagi gemuruh stadion, rasakan lagi detak jantung pertandingan, dan jadikan setiap kritik sebagai bahan bakar bukan beban.”

Pesan tersebut mengingatkan Bruno pada momen-momen ketika ia tampil tajam dan menentukan. Suporter ingin sang kapten kembali menikmati atmosfer pertandingan seperti saat berada di performa puncak.

“Karena kritik ini lahir bukan dari keraguan, melainkan dari keyakinan. Kami pernah melihat betapa tajam, tenang, dan berpengaruhnya dirimu di lapangan.”

Bonek percaya kualitas Bruno Moreira belum hilang. Justru karena pernah menyaksikan versi terbaiknya, mereka berharap lebih.

“Semua tahu seperti apa kualitas terbaikmu. Dan justru karena itulah, kami menuntut lebih.”

Tuntutan itu bukan tanpa alasan. Bruno Moreira memegang peran sentral sebagai kapten dan motor serangan Persebaya Surabaya.

“Cepat bangkit, Kapten.”

Pesan penutup tersebut seperti doa yang dipanjatkan dari ribuan suara di tribun. Ada harapan besar agar sang kapten segera menjawabnya di lapangan.

Secara statistik, Bruno bermain penuh selama 90 menit dalam laga tersebut. Ia mencatatkan Expected Goals (xG) 0,44 dengan dua total percobaan.

Akurasi umpannya berada di angka 75 persen dan mencatatkan satu key pass. Bruno juga delapan kali dilanggar, menandakan pergerakannya tetap merepotkan lini pertahanan lawan.

Namun angka-angka itu belum cukup menggambarkan kontribusi yang diharapkan dari seorang kapten. Beberapa peluang yang didapat masih belum berbuah gol, bahkan terkesan apes di momen krusial.

Di sisi lain, kerja kerasnya tak bisa diabaikan. Ia tetap aktif membuka ruang dan menjadi sasaran pelanggaran lawan sepanjang pertandingan.

Situasi ini menghadirkan dinamika menarik antara kritik dan dukungan. Bonek tidak menutup mata terhadap performa yang menurun, tetapi juga tak berhenti memberi semangat.

Kemenangan atas PSM menjadi modal penting menatap laga berikutnya. Tantangan lebih besar sudah menunggu di pekan 24 Super League 2025/2026 saat Persebaya Surabaya menghadapi Persib Bandung.

Laga kontra Persib diprediksi berlangsung panas dan sarat tekanan. Bruno Moreira akan kembali menjadi pusat perhatian, terutama setelah pesan terbuka dari suporter viral di jagat maya.

Publik ingin melihat respons nyata dari sang kapten. Apakah ia mampu menjawab kritik dengan performa gemilang dan membawa Persebaya Surabaya melanjutkan tren positif.

Gelora Bung Tomo selalu punya cerita untuk para pemainnya. Kini, cerita berikutnya menanti Bruno Moreira dan bagaimana ia menulis babak kebangkitannya bersama Green Force.

EDITOR: Edi Yulianto