← Beranda
Rekor Buruk Persijap Jepara di Kandang! Enam Kekalahan Bikin Francisco Rivera Optimis Persebaya Surabaya Raih Kemenangan
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 20 Februari 2026 | 16.54 WIB
Buruknya rekor kandang Persijap Jepara bikin optimis skuad Persebaya Surabaya. (Persijap)

JawaPos.com - Rekor buruk Persijap Jepara di kandang jadi sorotan jelang duel panas pekan ke-22 Super League 2025/2026. Enam kekalahan di Stadion Gelora Bumi Kartini membuat gelandang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, makin percaya diri membawa pulang tiga poin.

Persebaya Surabaya datang ke laga tandang ini dengan tekad membara dan persiapan yang terus dimatangkan. Skuad Green Force ingin menjaga momentum sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara dijadwalkan berlangsung Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Atmosfer laga diprediksi panas karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal.

Baca Juga: Ayo Pangkas Jarak Persebaya Surabaya! Terpaut 5 Poin dari Malut United, Wajib Kalahkan Persijap Jepara

Catatan kandang Persijap musim ini memang belum menggembirakan. Dari 11 pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini, mereka hanya meraih tiga kemenangan.

Selain tiga kemenangan, Persijap mencatat dua hasil imbang dan enam kekalahan di kandang sendiri. Total 10 gol dicetak, namun gawang mereka sudah kebobolan 15 kali dengan rata-rata poin hanya 1,00 per laga.

Statistik itu sekilas memberi celah bagi tim tamu untuk mencuri poin. Namun Francisco Rivera menilai angka-angka tersebut tidak bisa dijadikan patokan mutlak. Ia menegaskan pertandingan kandang selalu menghadirkan energi berbeda bagi tuan rumah.

“Persijap adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang. Kami tahu mereka ada di papan bawah. Meski begitu, kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan respek sekaligus kewaspadaan Green Force. Rivera tak ingin Persebaya Surabaya terlena hanya karena melihat posisi Persijap di papan bawah.

Menurutnya, setiap laga memiliki cerita yang berbeda. Bermain di kandang sendiri sering kali membuat tim tampil lebih agresif dan penuh motivasi.

Di sisi lain, kepercayaan diri Persebaya Surabaya tetap terjaga meski beberapa pemain harus menepi karena cedera. Situasi itu justru menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain yang siap tampil.

Rivera memastikan kondisi tim tetap solid dan kompak. “Kami tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Tapi semua pemain ingin membuktikan kesempatan ini dengan meraih tiga poin di Jepara,” kata Rivera.

Semangat kolektif itu terasa dalam setiap sesi latihan jelang keberangkatan ke Jepara. Para pemain sadar laga tandang selalu menghadirkan tekanan, namun mereka siap menjawab tantangan.

Baca Juga: Terbongkar! Alasan Krusial Persijap Jepara Tukar Peran Pelatih Kepala Jelang Duel Panas Kontra Persebaya Surabaya

Modal positif juga dimiliki Persebaya Surabaya dari pertemuan pertama musim ini. Saat bermain di Gelora Bung Tomo, Green Force tampil dominan dan menang telak 4-0 atas Persijap.

Rivera turut menyumbang gol dalam kemenangan tersebut. Kenangan manis itu masih membekas dan menjadi suntikan motivasi tambahan baginya.

Meski begitu, ia menolak menganggap hasil tersebut sebagai jaminan kemenangan. Laga tandang di Jepara diyakini akan menghadirkan atmosfer dan dinamika berbeda.

Tekanan dari suporter tuan rumah serta ambisi Persijap untuk bangkit membuat pertandingan diprediksi berjalan ketat. Persebaya Surabaya dituntut tampil disiplin sejak menit pertama agar tak terpeleset.

Rivera pun menegaskan target timnya sangat jelas. “Jadi, kami harus pergi ke sana dan meraih kemenangan. Tapi kami menghormati setiap tim dan kami menginginkan tiga poin,” tandasnya dengan nada penuh keyakinan.

Optimisme itu bukan tanpa alasan karena Persebaya Surabaya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kombinasi pengalaman dan semangat pemain muda memberi warna tersendiri dalam skuad Green Force musim ini.

Rekor buruk Persijap Jepara di kandang memang menjadi sorotan utama jelang pertandingan ini. Enam kekalahan di Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi alarm bagi tuan rumah sekaligus peluang bagi tim tamu.

Namun, sepak bola tak pernah sekadar soal statistik di atas kertas. Determinasi, konsistensi, dan fokus selama 90 menit akan menjadi penentu hasil akhir.

Persebaya Surabaya memahami laga ini tak akan mudah meski data berpihak pada mereka. Persijap tentu ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk memutus tren negatif.

Duel ini dipastikan menjadi ujian mental bagi kedua tim. Bagi Persebaya Surabaya, tiga poin di Jepara akan mempertegas ambisi mereka musim ini.

Sementara bagi Persijap, kemenangan di kandang bisa menjadi titik balik untuk keluar dari tekanan. Semua akan terjawab saat peluit panjang dibunyikan di Stadion Gelora Bumi Kartini.

 

EDITOR: Hendra