← Beranda

Terima Kasih, Mihailo Perovic! Doa Bonek Mengalir Deras ke Bomber Persebaya Surabaya Usai Cetak Gol ke Bali United

Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 8 Februari 2026 | 03.25 WIB
Mihailo Perovic cetak gol Persebaya Surabaya ke gawang Bali United. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Doa Bonek mengalir deras untuk Mihailo Perovic usai penyerang andalan Persebaya Surabaya itu harus mengakhiri laga lebih cepat karena cedera. Harapan besar disematkan agar Perovic segera pulih dan kembali memperkuat Green Force dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.

Perovic kembali membuktikan perannya sebagai pembeda saat Persebaya Surabaya bertandang ke markas Bali United pada pekan ke-20. Gol tunggalnya membawa Persebaya Surabaya unggul 0-1 pada babak pertama laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung terbuka dengan tempo tinggi. Kedua tim sama-sama berani keluar menyerang demi mencuri keunggulan lebih dulu.

Bali United mendapat peluang pertama pada menit ke-7 melalui Rahmat Arjuna. Umpan silangnya sempat menciptakan kemelut setelah ditepis Ernando Ari, tetapi sepakan Teppei Yachida berhasil diblok Risto Mitrevski.

Persebaya Surabaya merespons cepat lima menit berselang lewat tendangan jarak jauh Dimas Wicaksono. Upaya tersebut masih membentur pemain bertahan Bali United dan belum membahayakan gawang tuan rumah.

Tekanan Green Force semakin intens memasuki pertengahan babak pertama. Pada menit ke-17, Gali Freitas nyaris membuka skor setelah menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras ke tiang dekat.

Sayangnya, peluang emas itu hanya berakhir dengan dentingan mistar gawang. Bali United pun masih selamat dari kebobolan pada momen tersebut.

Gol yang ditunggu Persebaya Surabaya akhirnya tercipta pada menit ke-26. Mihailo Perovic yang berdiri bebas di depan gawang sukses memaksimalkan peluang dan menaklukkan Mike Hauptmeijer.

Gol tersebut langsung mengubah dinamika pertandingan. Persebaya Surabaya tampil lebih percaya diri, sementara Bali United meningkatkan intensitas serangan demi menyamakan kedudukan.

Serdadu Tridatu mencoba menekan dari berbagai sisi lapangan. Namun, lini belakang Persebaya Surabaya tampil disiplin dan mampu meredam serangan beruntun tuan rumah.

Peluang terbaik Bali United di sisa babak pertama datang pada menit ke-45+5. Joao Ferrari melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar tipis dari gawang Ernando Ari.

Hingga peluit tanda akhir babak pertama dibunyikan, skor 0-1 untuk keunggulan Persebaya Surabaya tetap bertahan. Gol Perovic menjadi pembeda di tengah duel sengit kedua tim.

Baca Juga: Dimas Wicaksono Starter! Ini Starting Line Up Resmi Persebaya Surabaya Hadapi Bali United

Namun, keunggulan tersebut harus dibayar mahal. Mihailo Perovic mengalami cedera kepala dan terpaksa ditarik keluar pada menit ke-39. Kepalanya bocor setelah benturan keras dan kondisinya tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Malik Risaldi masuk menggantikan Perovic di sisa laga.

Momen itu langsung memicu kekhawatiran di kalangan Bonek. Perovic dinilai sebagai sosok vital dalam skema permainan Persebaya Surabaya musim ini. Tak butuh waktu lama, dukungan dan doa pun mengalir deras dari para suporter setia Green Force. Media sosial dipenuhi pesan harapan agar Perovic segera pulih.

“Getwellsoon Perovic????????,” ujar salah satu Bonek. Ungkapan sederhana itu mewakili perasaan cemas sekaligus sayang dari pendukung Persebaya Surabaya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan atas kontribusi sang striker. “Thank's and gws @perovic_9 ????,” tulis salah satu Bonek lainnya.

Ada pula yang mengekspresikan kebanggaan dengan gaya khas Surabaya. “Suwun cak @perovic_9 ????????,” tulis seorang Bonek dengan penuh antusias.

Performa Perovic di bawah arahan pelatih Paul Munster terus menuai pujian. Ketajamannya dianggap semakin matang dan konsisten di lini depan.

“Perovic ditangan tavares makin tajam???????? @perovic_9 gws????????wani,” tulis salah satu Bonek. Kalimat itu menegaskan betapa besar harapan suporter pada sang pemain.

Optimisme juga tetap terjaga meski Perovic harus menepi sementara. “PEROVIC BELUM HABISS ????,” tulis Bonek lainnya dengan nada penuh keyakinan.

Perovic memang menjadi salah satu kunci kebangkitan Persebaya Surabaya musim ini. Gol demi gol yang ia cetak memberi dampak langsung pada performa tim. Kehadirannya di lini depan memberi dimensi berbeda dalam serangan Green Force. Pergerakan, penyelesaian akhir, dan mental bertandingnya menjadi aset penting.

Karena itu, cedera yang dialaminya menjadi perhatian serius. Bonek berharap kondisi Perovic tidak terlalu parah dan proses pemulihan berjalan cepat.

Dukungan moral dari tribun dan media sosial menjadi bukti kuatnya ikatan antara pemain dan suporter. Perovic bukan sekadar pencetak gol, tetapi simbol harapan.

Kini, doa Bonek terus mengalir deras menyertai proses pemulihan sang striker. Harapan besar tertuju pada momen kembalinya Perovic ke lapangan hijau bersama Persebaya Surabaya.

EDITOR: Hendra