← Beranda

Saga Transfer Persebaya Surabaya! Libatkan Persib Bandung dan Persijap Jepara

Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 14 Januari 2026 | 16.24 WIB
Bernardo Tavares memberikan sinyal masih membuka peluang pemain baru Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com–Saga transfer Persebaya Surabaya memasuki babak baru di era kepelatihan Bernardo Tavares. Pergerakan agresif Green Force pada bursa paruh musim kali ini bahkan menyeret nama besar Persib Bandung dan Persijap Jepara dalam pusaran persaingan bursa transfer yang kian panas.

Persebaya lebih dulu membuat gebrakan dengan mengumumkan tiga pemain asing anyar untuk putaran kedua. Mereka adalah Jefferson Silva, Bruno Paraiba, dan Gustavo Fernandes yang semuanya berasal dari Brasil. 

Ketiga pemain tersebut merupakan rekomendasi langsung dari Bernardo Tavares sebagai pelatih anyar Persebaya Surabaya. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus menstabilkan performa tim di sisa musim. 

Manajemen Persebaya Surabaya juga belum menutup pintu untuk mendatangkan pemain asing tambahan. Bernardo Tavares mengisyaratkan keputusan lanjutan akan diambil setelah evaluasi bersama jajaran direksi klub. 

“Kami akan melihat solusi terbaik berdasarkan kontribusi pemain yang ada dan membahasnya bersama dewan direksi,” ujar Tavares. 

Pernyataan itu menegaskan fleksibilitas Persebaya Surabaya dalam merespons dinamika kebutuhan tim. Dengan tambahan tiga pemain Brasil tersebut, Persebaya Surabaya berharap tampil lebih solid dan konsisten sepanjang musim.

Target bersaing di papan atas Super League 2025/2026 pun semakin ditekankan manajemen. 

Dimas Drajad 

Di tengah fokus pada pemain asing, Persebaya Surabaya juga dikabarkan mengincar striker lokal milik Persib Bandung. Nama itu adalah Dimas Drajad yang saat ini tengah dipinjamkan ke Malut United. 

Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap Dimas Drajad pertama kali dibongkar akun fanbase Green Force, @tribunpersebaya, Kamis (8/1). “RUMOUR. Apakah dia tertarik gabung kita? Ya atau tidak, coach @bernardotavares80?” tulis akun tersebut.  

Secara peluang, kans Persebaya Surabaya mengamankan Dimas Drajad dinilai cukup terbuka. Persib Bandung disebut tidak keberatan melepas sang striker karena persaingan di lini depan yang sudah sangat ketat. 

Posisi penyerang utama Persib kini menjadi milik Andrew Jung dan Ramon Tanque. Keduanya silih berganti tampil sesuai strategi yang diterapkan pelatih Bojan Hodak. 

Situasi Dimas Drajad juga diperumit respons negatif Bobotoh. Aksinya ikut selebrasi saat Persib kebobolan di markas Malut United membuat relasinya dengan suporter semakin renggang. 

Sementara itu, Malut United yang meminjam Dimas hingga akhir musim 2025/2026 dinilai enggan mempermanenkannya. Indikasinya terlihat dari menit bermain yang minim, hanya enam laga dengan total 77 menit. 

Opsi paling realistis bagi Persebaya Surabaya adalah mengambil skema peminjaman hingga akhir musim. Kontrak Dimas Drajad sendiri masih terikat bersama Persib Bandung hingga 2027. 

Tak hanya melibatkan Persib Bandung, saga transfer Persebaya Surabaya juga bersinggungan dengan Persijap Jepara. Kedua klub kini dikabarkan bersaing memburu striker asal Brasil, Joao Tavares. 

Joao Tavares 

Nama Joao Tavares mencuat setelah dibocorkan akun Instagram @transfernews__ft, Selasa (13/1). Akun tersebut menyebut Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara sama-sama tertarik mendatangkan sang striker. 

“RUMOR 2 Klub Super League Indonesia yakni Persebaya Surabaya, Dan Persijap Jepara kabarnya tertarik untuk mendatangkan Striker asing asal Brasil, Joao Tavares (23),” tulis @transfernews__ft. 

Disebutkan pula Joao Tavares pernah membela Radomiak Radom di Liga 1 Polandia dengan catatan 2 gol dan 1 assist dari 9 laga. Status Joao Tavares sempat disebut tanpa klub sehingga peluang transfer terbuka lebar. Namun, data di laman Transfermarkt mencantumkan namanya sebagai pemain Ipatinga FC sejak 2 Mei 2025. 

Situasi tersebut membuat status sang pemain perlu ditelusuri lebih lanjut. Persebaya Surabaya juga dituntut menyiapkan tawaran gaji dan kontrak yang lebih kompetitif dibandingkan Persijap Jepara. 

Rodrigo Bassani 

Selain sektor striker, Persebaya Surabaya turut memasukkan nama Rodrigo Bassani dalam radar transfer. Gelandang serang asal Brasil itu sebelumnya juga dikaitkan dengan Persija Jakarta. 

Kabar ketertarikan terhadap Rodrigo Bassani dibongkar akun @transfernews__ft pada Jumat (19/12/2025). Pemain berusia 28 tahun itu tercatat membukukan 28 gol dan 15 assist dari 79 laga bersama Bucheon FC. 

Rodrigo Bassani dikenal fleksibel karena bisa bermain sebagai gelandang serang maupun sayap. Musim ini saja, ia mencatatkan 16 gol dan 8 assist dari 42 pertandingan. 

Kontrak Bassani bersama Bucheon FC masih berlaku hingga 31 Desember 2026. Artinya, Persebaya Surabaya harus menyiapkan dana sekitar Rp7,82 miliar untuk memboyongnya secara permanen. 

Opsi peminjaman dengan klausul permanen setelah kontrak berakhir juga memungkinkan. Namun, melihat peran vital Bassani, kecil kemungkinan Bucheon FC menyetujui skema tersebut. 

Rangkaian rumor dan manuver ini menegaskan era baru Persebaya Surabaya bersama Bernardo Tavares berjalan agresif dan ambisius. 

Saga transfer yang melibatkan Persib Bandung dan Persijap Jepara pun menjadi bukti keseriusan Green Force membangun kekuatan demi prestasi.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah