JawaPos.com - PSIM Yogyakarta kembali sukses meraih kemenangan usai menumbangkan Persik Kediri pada laga pekan ke-10 Super League 2025/2026. Tim tuan rumah menang dengan skor 2-1.
Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (31/10) sore WIB itu berjalan sengit dengan hujan kartu dari perangkat pertandingan. Total sembilan kartu yang terdiri dari tujuh kartu kuning dan dua kartu merah dikeluarkan wasit.
Dua gol bagi PSIM dicetak oleh Nermin Haljeta (48') dan Ze Valente (60'). Sementara itu, gol semata wayang Persik Kediri disumbang oleh Ezra Walian (63').
Hasil tersebut membuat PSIM masih duduk di posisi kedua sementara dengan koleksi 1 poin. Skuad berjuluk Laskar Mataram mengoleksi total lima kemenangan, tiga imbang, dan dua kekalahan dalam 10 laga.
Sementara itu, Persik Kediri harus rela melanjutkan tren negatif dengan tiga laga tanpa kemenangan. Tim berjuluk Macan Putih itu kini duduk di posisi ke-11 dengan koleksi 11 poin hasil dari tiga kali menang, dua imbang, dan lima kali kalah.
Jalannya Pertandingan
Awal babak pertama berjalan cukup sengit dengan kedua tim yang bergantian melancarkan serangan. PSIM terlebih dahulu mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol, tetapi tak ada yang membuahkan hasil.
Bertekad untuk keluar dari tren negatif, Persik Kediri pun mencoba menyerang lini pertahanan tim tuan rumah. Sayangnya, serangan yang dikepalai Telmo Ferreira Castanheira, Jose Enrique Rodriguez, dan Ezra Walian tak menghasilkan apapun hingga menit ke-20.
Yusaku Yamadera dan Rahmatshoh Rahmatzoda juga sempat mendapatkan kesempatan untuk membuka keunggulan bagi PSIM. Namun, usahanya masih gagal.
Pada sisa waktu babak pertama, kedua tim bergantian melancarkan serangan meskipun tim tuan rumah terlihat lebih banyak memegang bola dan mengancam. Akan tetapi, hingga 45 menit pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta.
Babak kedua baru berjalan tiga menit, PSIM langsung berhasil membua keunggulan. Penyerang andalan Laskar Mataram, Nermin Haljeta, kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Dia berhasil memaksimalkan umpan terobosan terukur dari Norberto Ezequiel Vidal dan kemudian melesakkan bola ke gawang yang dijaga Leonardo Navacchio. PSIM unggul 1-0 untuk sementara.
Tertinggal satu gol, Persik mencoba untuk bermain lebih menyerang dan mengejar ketertinggalan. Namun, justru petaka jatuh kepada Macan Putih pada menit ke-58 saat Henhen Herdiana diganjar kartu merah karena menjatuhkan pemain PSIM di kotak penalti.
Ze Valente yang menjadi algojo pun sukses memasukkan bola ke gawang mantan timnya dari titik putih. PSIM unggul dua gol pada menit ke-60.
Persik bermain lebih menyerang karena tertinggal dua gol. Macan Putih mencoba menyerang dari berbagai sisi untuk bisa bangkit dan mengejar ketertinggalan.
Usaha para pemain Persik baru membuahkan hasil pada menit ke-63 melalui gol yang dicetak oleh Ezra Walian. Gol tersebut menjadi penyemangat bagi skuad Macan Putih.
Enam menit jelang berakhirnya laga, tepatnya pada menit ke-84, giliran PSIM yang harus bermain dengan 10 pemain. Hal itu dikarenakan Norberto Ezequiel Vidal menerima kartu kuning kedua yang artinya harus keluar dari lapangan.
Hingga menit akhir, Persik terus mencoba untuk mengejar ketertinggalan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tak ada lagi gol yang tercipta untuk kedua tim dan PSIM menang dengan skor 2-1.
Susunan Pemain PSIM Yogyakarta vs Persik Kediri
PSIM Yogyakarta
Cahya Supriad; Raka Cahyana, Yusaku Yamadera, Franco Gaston Ramos Mingu, Reva Adi Utama; Rahmatshoho Rahmatzoda, Ze Valente; Norberto Ezequiel Vidal, Fahreza Sudin, Anton Quinten Olivier Fase; Nermin Haljeta.
Pelatih: Jean-Paul van Gastel
Persik Kediri
Leonardo Navacchio; Henhen Herdiana, Khurshidbek Muktorov, Lucas Gama Moreira, Yoga Adiyatama; Telmo Ferreira Castanheira, Imanol Garicia Lugea; Wigi Pratama, Williams Jose Lugo Ladera, Ezra Walian; Jose Enrique Rodriguez.
Pelatih: Ong Kim Swee