← Beranda

Bruno Moreira Siap Gusur David da Silva! Era Baru Top Skor Sepanjang Masa Persebaya Surabaya

Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 15 Oktober 2025 | 22.59 WIB
Bruno Moreira siap terus cetak gol hingga gusur rekor David da Silva di Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

 

JawaPos.com — Bruno Moreira sedang berada di puncak performanya bersama Persebaya Surabaya musim ini. Pemain asal Brasil itu berpeluang besar menyalip rekor legendaris David da Silva sebagai top skor sepanjang masa klub di era Liga 1, yang kini bernama Super League.

Menjelang laga panas melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam WIB, nama Bruno menjadi sorotan utama.

Ia sudah mengoleksi 30 gol untuk Persebaya Surabaya dan hanya terpaut sembilan gol dari David da Silva yang masih memimpin daftar top skor sepanjang masa dengan 39 gol.

Top skor Persebaya Surabaya sepanjang masa sejak era Liga 1. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Top skor Persebaya Surabaya sepanjang masa sejak era Liga 1. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

Situasi ini membuat para pendukung Green Force mulai membayangkan lahirnya era baru di lini depan tim kesayangan mereka.

Bruno Moreira menjadi simbol konsistensi dan ketajaman Persebaya Surabaya di tengah masa transisi permainan yang sedang dibangun pelatih Eduardo Perez.

Sejak datang ke Surabaya pada Juli 2023, Bruno langsung menunjukkan kualitasnya. Penyerang sayap kiri yang punya kaki dominan ganda itu menjelma sebagai tumpuan utama Persebaya Surabaya dalam mencetak gol.

Musim ini, ia sudah mencatat tiga gol dari delapan laga pertama, sekaligus menjadi top skor tim sementara bersama Francisco Rivera.

Kombinasi keduanya membuat serangan Persebaya Surabaya tetap berbahaya meski secara statistik mereka menjadi tim dengan jumlah tembakan paling sedikit di liga, hanya 54 kali.

Ketajaman Bruno menjadi pembeda di tengah minimnya peluang yang bisa diciptakan Persebaya Surabaya.

Pemain berusia 26 tahun itu dikenal efisien, mampu mengubah sedikit ruang menjadi peluang emas berkat kecepatan dan naluri golnya yang tinggi.

Dalam duel kontra Persija nanti, Bruno kembali diharapkan menjadi kunci untuk membuka pertahanan lawan. Persija sendiri cukup produktif dengan 13 gol musim ini, tetapi juga rapuh di belakang karena sudah kebobolan delapan kali.

Kondisi itu bisa dimanfaatkan Bruno untuk menambah pundi-pundi golnya. Jika ia mencetak satu atau dua gol di laga ini, jaraknya dengan rekor David da Silva akan semakin tipis dan membuka jalan menuju sejarah baru Persebaya Surabaya.

Eduardo Perez menilai laga ini bukan hanya soal gengsi dua tim besar, tapi juga momentum bagi para pemainnya untuk tampil lebih percaya diri. 

Ia percaya atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo akan memberikan energi tambahan bagi Bruno dan kawan-kawan.

“Kami akan menyuguhkan pertandingan menarik di depan para pendukung kami. Kami berharap bisa menampilkan performa hebat dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Eduardo Perez.

Konsistensi Bruno juga dipengaruhi oleh kepercayaan klub terhadapnya.

Kontraknya bersama Persebaya Surabaya telah diperpanjang pada April 2024 hingga April 2026, menandakan manajemen melihatnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang tim.

Di usianya yang baru 26 tahun, Bruno masih punya waktu panjang untuk terus menambah koleksi golnya. Jika ia bisa menjaga performa stabil seperti sekarang, bukan mustahil rekor David da Silva akan resmi tergeser musim ini.

David da Silva sendiri kini memperkuat Malut United dan tetap tampil tajam.

Namun, keberadaannya di klub lain membuka peluang besar bagi Bruno untuk menahbiskan diri sebagai penyerang paling produktif dalam sejarah modern Persebaya Surabaya.

Sejak era Liga 1 dimulai, belum ada pemain Green Force yang mampu mendekati angka 40 gol selain kedua pemain asal Brasil itu.

Di bawah mereka, ada nama Amido Balde dengan 19 gol, Osvaldo Haay dan Irfan Jaya masing-masing dengan 18 gol.

Bruno kini menjadi ikon baru di mata Bonek, bukan hanya karena produktivitasnya tapi juga sikapnya di lapangan.

Ia dikenal pekerja keras, tidak egois, dan selalu aktif membantu rekan setim saat bertahan maupun menyerang.

Gaya bermainnya yang eksplosif membuat suporter sering membandingkannya dengan sosok David da Silva di masa kejayaan.

Namun, Bruno justru tidak terjebak dalam bayangan pendahulunya dan memilih fokus menulis kisahnya sendiri.

Bagi Persebaya Surabaya, lahirnya bintang seperti Bruno adalah pertanda baik di tengah era kompetisi yang semakin ketat.

Ketika banyak klub mengandalkan pemain asing sebagai mesin gol, Green Force punya sosok yang tidak hanya tajam, tapi juga loyal pada tim.

Pertemuan dengan Persija akan menjadi ujian besar bagi Bruno untuk membuktikan statusnya sebagai calon legenda baru Persebaya Surabaya.

David da Silva saat membela Persebaya. (Dok. Jawa Pos)
David da Silva saat membela Persebaya. (Dok. Jawa Pos)

Setiap gol yang ia cetak bukan sekadar angka, tapi langkah menuju catatan sejarah klub kebanggaan Arek Suroboyo.

Jika musim ini ia mampu menyalip rekor David da Silva, maka publik Surabaya akan menyaksikan lahirnya era baru di lini depan tim hijau.

Bruno Moreira bukan hanya pencetak gol, tapi simbol semangat baru Persebaya Surabaya menuju kejayaan berikutnya.

Dengan performa yang terus meningkat, dukungan Bonek, dan kontrak jangka panjang di Surabaya, Bruno punya semua syarat untuk menjadi legenda sejati.

Kini tinggal menunggu waktu sebelum namanya resmi terukir sebagai top skor sepanjang masa Persebaya Surabaya.

EDITOR: Hendra