JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus bergerak aktif membangun skuad untuk menghadapi Super League 2025/2026. Salah satu sektor yang sedang jadi fokus pembenahan adalah posisi penjaga gawang.
Meski saat ini Green Force sudah memiliki dua kiper berkualitas, yakni Ernando Ari Sutaryadi dan Andhika Ramadhani, manajemen masih ingin mendatangkan pelapis tambahan.
Sosok yang digadang-gadang akan menjadi rekrutan anyar Persebaya Surabaya adalah Rendy Oscario Sroyer.
Nama Rendy Oscario mencuat setelah dibocorkan oleh akun Instagram @serdadumerahputih1945.
Dalam unggahan yang dipublikasikan pada Jumat, 18 Juli 2025, akun tersebut menyebutkan sang kiper bahkan sudah diantar ke stasiun untuk bergabung dengan klub barunya.
"Maaf saya duluin, saya antarkan ke stasiun min." tulis akun instagram @serdadumerahputih1945, Jumat (18/7/2025).
Kabar ini langsung membuat publik sepak bola nasional penasaran, mengingat Rendy bukan nama sembarangan di bawah mistar gawang.
Kiper berusia 26 tahun ini memiliki segudang pengalaman bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Rendy Oscario diketahui kini berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Persita Tangerang resmi berakhir pada 30 Juni 2025.
Status bebas transfer ini membuka peluang bagi Persebaya Surabaya untuk merekrutnya tanpa biaya transfer.
Lahir di Jakarta pada 7 Oktober 1998, Rendy kini berusia 26 tahun dan memiliki tinggi badan 178 cm. Ia dikenal sebagai penjaga gawang berkaki kiri, sebuah keunggulan yang cukup langka di posisi kiper.
Karier sepak bolanya dimulai sejak usia muda bersama akademi ASIOP Apacinti dan Semen Padang. Rendy mencatatkan debut profesionalnya di Semen Padang sejak tahun 2016.
Selama berseragam Semen Padang, ia tampil reguler di berbagai ajang, baik di Super League maupun Championship. Penampilannya yang konsisten membuatnya dilirik oleh klub-klub besar lainnya.
Pada musim 2022, Rendy hijrah ke Persita Tangerang dan menjadi bagian penting dalam skuad utama. Namun, di pertengahan musim 2022/2023, ia sempat melanjutkan karier ke Madura United.
Bersama Madura United, Rendy tampil dalam 21 pertandingan dan mencatatkan 1.828 menit bermain. Ia kembali memperkuat Persita Tangerang di paruh kedua musim 2023 dan melanjutkan kiprahnya hingga kontraknya berakhir.
Secara total, Rendy Oscario telah mengoleksi 61 penampilan resmi sepanjang kariernya di level profesional. Rinciannya, 20 laga bersama Semen Padang, 20 pertandingan bersama Persita, dan 21 penampilan di Madura United.
Dari seluruh pertandingan tersebut, ia telah mencicipi atmosfer persaingan ketat di Super League 2025/2026. Catatan jam terbang ini menjadi modal penting jika benar-benar bergabung dengan Persebaya Surabaya.
Dari sisi statistik, Rendy juga menunjukkan performa stabil meski belum menjadi kiper utama secara konsisten. Ia sempat mengoleksi satu kartu kuning saat memperkuat Semen Padang dan satu kartu kuning lainnya di Persita Tangerang.
Dengan harga pasar terkini yang mencapai Rp 1,30 miliar (update 29 Mei 2025 via Transfermarkt), Rendy termasuk salah satu kiper lokal yang cukup tinggi valuasinya.
Angka tersebut menunjukkan kualitas dan pengalamannya masih dihargai tinggi di bursa transfer.
Selain itu, keunggulan teknis seperti dominasi kaki kiri dan refleks cepat jadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika Persebaya Surabaya melihat Rendy sebagai opsi ideal untuk mengisi slot kiper pelapis.
Saat ini, Persebaya Surabaya memang mengandalkan Ernando Ari sebagai pilihan utama di bawah mistar. Ernando adalah kiper Timnas Indonesia yang hampir selalu tampil konsisten sejak usia muda.
Namun, dengan padatnya jadwal kompetisi dan potensi Ernando kembali dipanggil Timnas, pelapis yang sepadan sangat dibutuhkan.
Andhika Ramadhani memang ada, tapi kehadiran Rendy akan membuat persaingan kiper semakin sehat.
Jika resmi bergabung, Rendy akan menjadi tambahan berharga bagi skuad Persebaya Surabaya. Ia diharapkan mampu menjaga kedalaman skuad terutama di posisi penjaga gawang.
Meski belum ada pengumuman resmi dari manajemen Green Force, rumor ini terus berkembang di media sosial. Banyak Bonek berharap kehadiran Rendy bisa memberikan alternatif solid di bawah mistar.
Kehadirannya juga bisa menjadi tekanan positif bagi Ernando dan Andhika agar terus tampil maksimal. Persebaya Surabaya memang butuh komposisi tim yang merata di setiap lini untuk bersaing di Super League 2025/2026.
Bagi Rendy sendiri, ini bisa menjadi kesempatan emas untuk kembali membuktikan kapasitasnya di klub besar.
Dengan atmosfer suporter yang militan dan target tinggi, Persebaya Surabaya bisa jadi batu loncatan kariernya menuju puncak.
Kini publik hanya tinggal menunggu kepastian resmi dari manajemen Persebaya Surabaya. Jika kesepakatan tercapai, maka Green Force resmi mendapatkan kiper berpengalaman dengan nilai tambah yang cukup menjanjikan.