← Beranda

Ciamik Soro! Kiper Muda Madura United Rendy Razzaqu Dipanggil TC Timnas Indonesia U-17, Bidik Piala Dunia Qatar 2025

Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 6 Juli 2025 | 01.29 WIB
Rendy Razzaqu siap harumkan nama Madura United di Timnas Indonesia U-17. (Dok. PT LIB)

JawaPos.com — Ciamik soro! Kiper muda Madura United FC, Rendy Razzaqu kembali mencuri perhatian. Ia dipanggil oleh PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 yang digelar di Bali mulai 7 Juli hingga 10 Agustus 2025.

Rendy menjadi satu dari 34 pemain muda bertalenta yang dipilih guna menjalani TC sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17 di Qatar, November 2025 mendatang.

Panggilan ini menjadi sinyal kuat performanya semakin matang dan menjanjikan.

Bagi Rendy, pemanggilan kali ini bukan hanya soal kebanggaan pribadi, tapi juga menjadi batu loncatan untuk menatap karier yang lebih tinggi.

Ia bertekad memberikan performa terbaik, baik untuk Timnas maupun klubnya saat ini, Madura United.

“Alhamdulillah, saya dapat panggilan TC lagi untuk Timnas Indonesia U-17 tanggal 7 Juli di Bali. Saya sangat bangga, ini jadi langkah awal ke depannya agar saya bisa lebih baik lagi,” ujar Rendy saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/7).

Rendy memang bukan nama asing di kancah pembinaan sepak bola usia muda nasional.

Sebelum gabung Madura United, ia sudah mengantongi pengalaman bersama tim-tim muda dan sempat mengikuti seleksi di level nasional sebelumnya.

Kini, kiprah barunya bersama Laskar Sape Kerrab kian membuahkan hasil positif. Dalam waktu singkat, performanya di sesi latihan bersama Madura United langsung mendapat atensi, baik dari internal klub maupun Timnas.

Rendy mulai bergabung dengan Madura United sejak latihan perdana di Madura United Training Ground (MUTG) Pamekasan pada Senin (23/6/2025).

Selanjutnya, ia juga ikut sesi latihan lanjutan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada Jumat (4/7/2025).

Belum genap dua pekan berlatih di klub barunya, pemain kelahiran 2008 itu sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Hal ini yang membuat pemanggilan ke Timnas terasa begitu tepat dan layak disyukuri.

Meski harus meninggalkan Madura United untuk sementara waktu, pihak klub tetap memberikan dukungan penuh. Manajer Madura United, Umar A. Wachdin menyatakan kebanggaannya atas pemanggilan tersebut.

“Kalau melihat periode kebutuhan Timnas Indonesia, tentu Rendy tidak akan bersama kami pada November nanti. Tapi bagusnya, kami masih memiliki empat kiper lokal lainnya yang juga berkualitas,” ujar Umar.

Ia menilai, pengalaman Rendy bersama Timnas akan membawa dampak positif, bukan hanya bagi pemain itu sendiri, tetapi juga bagi klub secara keseluruhan. Rendy dianggap sebagai investasi masa depan yang potensial.

Madura United tampak sangat mendukung perkembangan para pemain mudanya, termasuk memberi kesempatan tampil di panggung lebih tinggi.

Hal ini sejalan dengan komitmen klub dalam pembinaan pemain muda jangka panjang.

Pemanggilan Rendy ke Timnas Indonesia U-17 menjadi bukti nyata proses pembinaan yang dilakukan klub berjalan efektif. Ia juga dinilai sebagai salah satu potensi kiper muda terbaik di generasi 2008 saat ini.

PSSI sendiri menetapkan Bali sebagai lokasi pemusatan latihan guna mempersiapkan skuad terbaik menyambut event dunia.

Para pemain akan digembleng secara fisik, taktik, dan mental guna menghadapi ketatnya persaingan di Piala Dunia U-17.

Dengan waktu latihan selama lebih dari sebulan, para pemain diprediksi akan menunjukkan perkembangan signifikan. Nantinya, hasil dari pemusatan latihan ini akan menjadi acuan tim pelatih dalam menentukan kerangka utama Timnas U-17.

Masuknya nama Rendy dalam daftar tersebut jelas memberi warna baru di bawah mistar gawang Garuda Muda. Ia diharapkan bisa menjadi kiper masa depan Indonesia, dengan teknik dan mental bertanding yang terus diasah.

Jika mampu tampil konsisten selama pemusatan latihan, peluang Rendy masuk dalam skuad inti menuju Piala Dunia U-17 sangat terbuka. Terlebih, postur dan respons cepatnya dianggap sesuai dengan standar internasional.

Rendy menyatakan siap bekerja keras dan menjaga fokus selama TC di Bali. Ia menegaskan akan terus belajar dari pelatih dan sesama pemain demi mengasah kualitas diri secara maksimal.

Semangat dan motivasi Rendy juga tak lepas dari dukungan orang tua, pelatih, serta rekan setimnya di Madura United. Ia merasa berada di lingkungan yang positif untuk terus bertumbuh sebagai pesepak bola profesional.

Panggilan ini juga menjadi motivasi bagi pemain muda lainnya untuk terus berlatih dan menunjukkan kemampuan terbaik. Rendy ingin membuktikan anak daerah juga bisa bersaing di level nasional hingga internasional.

Kiper bertalenta ini tak ingin sekadar numpang lewat dalam agenda Timnas. Ia menargetkan bisa bersaing dan mengunci satu tempat dalam skuad inti Garuda Muda.

Dengan semangat, dedikasi, dan dukungan klub, peluang Rendy untuk menembus skuad utama sangat terbuka lebar.

Wajah baru Timnas Indonesia U-17 tampaknya akan memiliki penjaga gawang tangguh bernama Rendy Razzaqu.

Semua mata kini tertuju pada Bali, tempat para calon pahlawan sepak bola muda Indonesia dipersiapkan. Dan Rendy siap jadi bagian penting dari perjuangan merah putih menuju pentas dunia.

EDITOR: Hendra