← Beranda

Fix! Daftar Pemain Persebaya Surabaya yang Resmi Hengkang Jelang Liga 1 Indonesia 2025/2026

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 31 Mei 2025 | 17.04 WIB
Muhammad Hidayat resmi hengkang dari Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi melepas dua pemain pentingnya di akhir musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dua nama yang pamit adalah gelandang Muhammad Hidayat dan bek tangguh Slavko Damjanovic. Kepastian ini diumumkan manajemen Persebaya saat klub bersiap menyongsong musim baru Liga 1 Indonesia 2025/2026.

Meski belum merilis daftar pemain yang dipertahankan, sinyal perombakan terbatas sudah ditegaskan sejak awal. Kehilangan dua nama tersebut jelas menjadi perhatian publik sepak bola Tanah Air. Keduanya sempat jadi andalan Persebaya Surabaya meski memiliki nasib berbeda sepanjang musim ini.

Muhammad Hidayat harus mengakhiri musim lebih cepat karena belum pulih dari cedera yang dialaminya sejak musim lalu. Ia hanya mencatatkan satu kali penampilan selama 31 menit bersama Persebaya Surabaya musim ini.

Tanpa kontribusi nyata dari sisi statistik, Hidayat tetap dikenal sebagai gelandang pekerja keras. Namun kondisi fisiknya yang belum ideal membuat manajemen memilih untuk berpisah di akhir musim.

Sementara itu, Slavko Damjanovic tampil jauh lebih konsisten sepanjang musim. Bek asal Serbia itu tampil dalam 29 pertandingan dengan total 2.471 menit bermain. Meski tidak mencetak gol, kontribusi Damjanovic di lini belakang Persebaya Surabaya cukup signifikan. Ia bahkan menyumbang satu assist dan punya akurasi umpan mencapai 88 persen.

Bek berpaspor Serbia itu juga mencatat sembilan percobaan tembakan dan satu umpan kunci. Ia sempat menerima dua kartu kuning dan satu kartu merah selama musim 2024/2025.

Selain statistik, kepergian Damjanovic membuka ruang bagi lini belakang Persebaya Surabaya untuk dievaluasi ulang. Kehilangan pemain sekelas Damjanovic bisa menjadi lubang besar bila tidak segera ditutup dengan pemain pengganti yang sepadan.

Meski ditinggal dua pemain asing dan lokal, Persebaya Surabaya tidak akan melakukan perombakan besar-besaran musim depan. Hal itu ditegaskan langsung oleh Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi.

Candra menjelaskan sebagian besar pemain sudah terikat kontrak jangka panjang sejak musim lalu. Strategi ini memang disiapkan manajemen Green Force untuk menciptakan fondasi tim yang kuat.

"Sejak musim lalu kami sudah membuat perencanaan," ujar Candra. "Komposisi tim ini hampir 70-80 persen adalah kontrak jangka panjang," tambahnya.

Dengan kontrak multi years yang mendominasi, Persebaya Surabaya berusaha menjaga stabilitas skuad. Hal ini menunjukkan manajemen tidak ingin mulai dari nol setiap musimnya.

Candra menegaskan, pondasi yang telah dibangun tidak akan mudah diutak-atik. Meski begitu, beberapa evaluasi tetap akan dilakukan untuk menyempurnakan kekurangan musim ini.

Salah satunya adalah kepergian pelatih kepala Paul Munster yang diumumkan lebih awal. Pelatih asal Irlandia Utara itu juga dipastikan tidak akan mendampingi Persebaya Surabaya musim depan.

Perpisahan ini menjadi bagian dari langkah strategis tim untuk memperbaiki performa yang belum sesuai harapan. Munster datang dengan ekspektasi besar, namun hasil akhir membuat kedua pihak memilih jalan berbeda.

Menarik ditunggu ke mana arah karier Paul Munster setelah meninggalkan Green Force. Pelatih yang dikenal punya pendekatan taktik modern ini diyakini tetap diminati beberapa klub Liga 1.

Begitu juga dengan dua eks pemain Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat dan Slavko Damjanovic. Keduanya berpotensi menarik perhatian tim lain yang sedang mencari tambahan tenaga baru untuk musim 2025/2026.

Khusus Damjanovic, reputasinya sebagai bek tangguh bisa menjadi aset berharga bagi tim manapun. Sementara Hidayat masih harus membuktikan dirinya mampu kembali ke performa terbaik usai pemulihan.

Di sisi lain, fans Persebaya Surabaya menantikan siapa saja pemain yang dipertahankan untuk musim depan. Sejauh ini belum ada nama resmi yang diumumkan sebagai bagian skuad 2025/2026.

Meski demikian, dengan 70-80 persen pemain bertahan, wajah Persebaya Surabaya musim depan diprediksi tidak akan jauh berbeda. Hal ini tentu memberikan harapan untuk konsistensi performa tim.

Namun tetap saja, kepergian beberapa pilar menyisakan pekerjaan rumah bagi manajemen. Terutama dalam mengisi posisi yang ditinggalkan oleh pemain yang punya kontribusi besar seperti Damjanovic.

Persebaya Surabaya sendiri dikenal selalu aktif di bursa transfer dengan strategi yang matang. Publik pun kini menunggu siapa saja yang akan menjadi pengganti dua nama yang hengkang.

Keputusan mempertahankan sebagian besar pemain bisa menjadi pedang bermata dua. Jika tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas, Persebaya Surabaya bisa kembali mengalami musim yang berat.

Semua mata kini tertuju pada pergerakan klub asal Surabaya itu di jendela transfer. Tak hanya soal pemain, publik juga penasaran siapa pelatih anyar yang akan memimpin skuad Green Force.

Dengan basis pemain yang sudah solid, tugas pelatih baru adalah meracik tim agar lebih kompetitif. Persebaya Surabaya tentu tak ingin kembali gagal bersaing di papan atas musim depan. Saat ini, fans setia Green Force hanya bisa berharap manajemen bisa mengambil keputusan tepat. Baik dalam merekrut pelatih, mendatangkan pemain baru, maupun mempertahankan roh tim.

Yang pasti, kepergian Hidayat dan Damjanovic menandai babak baru perjalanan skuad Persebaya Surabaya. Dua nama yang pergi, puluhan asa baru akan segera datang menyambut musim baru Liga 1 Indonesia.

EDITOR: Edy Pramana