← Beranda
Mengenang Laga Persahabatan Timnas Indonesia Lawan Uruguay 15 Tahun Silam, Berpotensi Bertemu Kembali di Pertandingan Uji Coba
Antonius Oskarianto AdurSelasa, 20 Mei 2025 | 21.43 WIB
Timnas Indonesia. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

JawaPos.com- Timnas Indonesia berpeluang untuk kembali menggelar laga persahabatan dengan salah satu tim dari Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) yaitu timnas Uruguay. 

Laga uji coba itu rencananya digelar untuk memperingati hubungan diplomatik ke-60 Indonesia dan uruguay pada 2026 mendatang. Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Uruguay untuk Indonesia Cristina Gonzalez.

"Uruguay ingin mengadakan friendly match di Indonesia dengan mendatangkan pemain inti timnas kedua negara jika memungkinkan,” ucap Cristina saat hadir dalam Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama keolahragaan antara Uruguay dan Indonesia, Senin (19/5) di Graha Kemenpora. 

Kerja sama Indonesia-Uruguay di bidang sepak bola pernah terjadi melalui program pelatihan pesepak bola muda Indonesia selama lima tahun di Uruguay pada tahun 2007-2011.

"Bila memiliki kesempatan di masa depan, kita bisa melakukan lebih banyak pelatihan seperti itu,” tutur Demis Djamaoeddin, Project Director Timnas Indonesia Usia Muda ke Uruguay tahun 2007-2011, mengutip dari laman resmi Kemenpora, Selasa (20/5). 

Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyambut baik rencana laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Uruguay.

"Rencana friendly match ini sangat bagus. Nanti bisa dikomunikasikan dengan PSSI, untuk format terbaiknya seperti apa. Apakah melalui FIFA Matchday atau pertandingan persahabatan biasa. Karena kalau melalui FIFA Matchday, bisa berkontribusi pada peningkatan ranking FIFA untuk Indonesia,” jelasnya. 

Timnas Indonesia dan Uruguay terakhir kali bertemu 15 tahun lalu

Melansir 11v11, laga terakhir Timnas Indonesia melawan Uruguay digelar pada 8 Oktober 2010 di Stadion Gelora Bung Karno. Saat itu, Timnas Indonesia masih dilatih Alfred Riedl yang melawan tim nasional Uruguay asuhan Oscar Tabarez. 

Alfred Riedl menurunkan para pemain terbaiknya kala itu. Seperti Markus Horizon, Nova Arianto, Maman Abdurachman, Firman Utina, hingga duet lini depan Timnas Indonesia Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas. 

Sementara tim nasional Uruguay membawa nama-nama tenar dalam skuadnya. Seperti duo penyerang Edinson Cavani dan Luis Suarez serta pemain yang saat itu menjabat sebagai kapten, Diego Lugano. 

Laga tersebut dimenangkan oleh timnas Uruguay dengan skor telak 7-1. Namun, Timnas Indonesia sempat memberikan kejutan karena unggul terlebih dahulu lewat gol dari Boaz Solossa di menit ke-18 melalui umpan Bambang Pamungkas. 

Setelah gol tersebut, timnas Uruguay langsung membalas dengan mencetak tujuh gol. Bahkan, Edinson Cavani dan Luis Suarez mencetak hattrick di laga ini. 

Timnas Indonesia sedang berkembang, Timnas Uruguay diisi pemain berkualitas

Berbeda dengan 15 tahun lalu, Timnas Indonesia saat ini mulai berisikan para pemain yang banyak berkompetisi di Liga Eropa dan Asia. Beberapa di antaranya Jay Idzes, Mees Hilgers, Calvin Verdonk, Thom Haye, Ole Romeny, Sandy Walsh, hingga Marselino Ferdinan. 

Selain itu, beberapa pemain Liga 1 Indonesia juga terus menambah kekuatan Timnas Indonesia. di antaranya Ernando Ari, Rizky Ridho, Yakob Sayuri, hingga Ricky Kambuaya.

Baca Juga: Sayuri Bersaudara Kembali Dipanggil Timnas Indonesia Sepeninggal STY, Begini Respons Keduanya jelang Dilatih Patrick Kluivert 

Dengan kumpulan para pemain berkualitas, Timnas Indonesia mampu melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bahkan, saat ini Timnas Indonesia masih punya kesempatan untuk lolos ke ajang sepakbola paling bergengsi tersebut. 

Sementara, timnas Uruguay tidak pernah kehabisan talenta terbaiknya. Pelatih Marcelo Bielsa mampu memadukan para pemain berkelas seperti Darwin Nunez, Federico Valverde, Ronald Araujo, hingga Manuel Ugarte.

 

EDITOR: Bayu Putra